Kamis , 8 Juni 2023

Saat Bupati Siak Bacakan Laporan LKPJ,Sejumlah Oknum Pejabat  Siak Malah Sibuk Main  HP.

Siak-Puluhan  pejabat dari unsur kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), anggota DPRD, dan Forkominda Kabupaten Siak ,menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Siak , Kamis 25/5/2023.

Agenda rapat adalah Tentang  penyampaian laporan khusus (Pansus) terhadap penyampaian laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) kepala Daerah tahun 2022.

Sambutan Kepala Daerah yang di sampaikan langsung oleh Bupati Siak Drs Alfedri Msi.Dan Pengumuman perubahan alat alat kelengkapan Dewan dan penyampaikan hasil reses Dewan tahap II tahun 2022-2023.

Pantauan Wartawan di saat sidang Berlangsung dan di saat Bupati Siak Drs Alfedri Msi membacakan LKPJnya,
sejumlah peserta rapat paripurna tampak sibuk memainkan HP mereka.

Sementara itu ketua DPRD Siak Indra Gunawan SE saat di tanya wartawan (25-5-2923).Mengatakan.soal Oknum Pejabat dan perwakilan SKPD saat bupati Siai, bacakan LKPJnya. “Bos,meraka Bupati Siak.tanya aja langsung ke Bos meraka.”ujarnya ketua DPRD Siak kepada wartawan.

Sementara itu Bupati Drs H Alfedri Msi saat di tanya melalui WAnya,tidak menjawab.

Sedangkan Bupati Lira Kabupaten Siak Dedi kepada Media mengatakan.Itu tidak seharusnya terjadi.

Menurut dia, setidaknya ketika menjadi peserta rapat, pejabat harus mendengarkan apa yang disampaikan oleh pimpinan meraka, Apalagi, itu sangat berhubungan erat dengan tugas pokok SKPD itu sendiri.

Saya anggap itu sangat tidak wajar. Namanya juga rapat, sidang itu kan bagian dari pekerjaan dan harus serius didengarkan. Kalau sambil bermain Hp, pasti tidak akan serius dan itu sangat tidak cocok,” ucapnya.

Ini masalah Menyangkut adab saja bagai mana secara adab apakah pantas oknum pejabat dalam forum resmi seperti sidang paripurna DPRD  menyangkut laporan LKPJ seorang bupati.

Menurut Bupati Lira,seharusnya menghargai dengan  mendengarkan bukan sibuk dengab hal lain apa lagi bermain gadget atau hp.bagai mana pun tolong beri contoh adab yang baik..

Setidaknya, lanjut dedi, pejabat harus mengetahui fungsi pelaksanaan rapat paripuna, terutama di Kabupaten Siak.

Ketika mengetahui fungsi itu, setidaknya pejabat akan sadar mengenai ketertiban dan aturan paripurna.

“Secara tidak langsung memang harus tertib. Aturannya harus menonaktifkan Hp, paling tidak di-silent jika ada hal-hal yang penting maupun tidak penting,” ucapnya. (Man)

Check Also

Puncak HUT Ke-77 SPS di Riau Hadirkan Gubri, Kapolda dan Ketua Umum

Adakan Dialog Media: “Transformasi Industri Media untuk Bangkit Bersama” Baliho HUT SPS di Riau. PEKANBARU …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.