Rabu , 27 Oktober 2021

Mengusung Konsep Kearifan Lokal Provinsi Riau, SMAN 5 Pekanbaru Raih Juara1 Perpustakaan Terbaik

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Walaupun masih ditengah suasana Pandemi Covid-19 yang belum usai, dan pembelajaran di sekolah masih dilaksanakan secara daring, tidak menghentikan semangat untuk terus berkarya bagi para pelajar maupun guru . Baru baru ini Perpustakaan Cahaya Aksara di SMAN 5 Pekanbaru meraih juara 1 Tingkat Kota melalui lomba yang ditaja Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru.

Bersaing dengan SMA/SMK/MAN se-Kota Pekanbaru, SMAN 5 Pekanbaru mampu menunjukkan karya terbaik dan terus berinovasi di perpustakaan tersebut. Mengusung tema budaya melayu Riau yang ada di 12 Kabupaten/Kota menggabungkan dengan kecanggihan teknologi saat ini, dikemas melalui sistem barcode yang disediakan di sekolah diharapkan para siswa dapat mengakses dan mempelajari keunikan, kelestarian yang ada pada daerah tersebut.

Kepala SMAN 5 Pekanbaru, Hj Elmi Gurita MPd saat diwawancarai di ruanganya mengatakan semenjak ia dipindahtugaskan di sekolah tersebut, beliau bersama tim perpustakaan langsung mempersiapkan segala keperluan lomba demi mendapatkan nilai terbaik. Hal ini dimulai dari memindahkan lokasi perpustakaan ke tempat lebih strategis, serta menyiapkan sarana dan prasarana demi pembenahan perpustakaan tersebut.

“Alhamdulillah keberhasilan yang kami raih tersebut, tak lepas dari kerja tim hebat yang telah menorehkan waktu, tenaga dan fikiran. Saat ini kami masih persiapan menuju tingkat Provinsi, kami sudah melakukan berbagai persiapan agar menjadi terbaik nantinya. Kalau kita mengikuti sebuah perlombaan yang kita dapatkan adalah pengalaman, dari pengalaman tersebutlah bisa menilai kekurangan agar meraih kejuaraan pada lain kesempatan nantinya”. Jelas Elmi Gurita. Minggu (23/05/2021).

Ditengah segala persiapan yang dilakukan dalam pembenahan dan peningkatan mutu di sekolah, SMAN 5 Pekanbaru terus berinovasi demi mewujudkan perpustakaan berbasis digital namun tidak meninggalkan yang berkonsep pada kearifan lokal budaya Riau, mengingat sekolah ini merupakan sekolah rujukan budaya melayu pada beberapa tahun lalu yang ditunjuk oleh kementrian.

“Segala sesuatu yang menyangkut budaya suatu daerah telah di deskripsikan dan sudah dijelaskan narasi melalui barcode yang tersedia di perpustakaan cahaya aksara tersebut, kadang juga kami dalam aktifitas ada yang kita peragakan dalam suatu acara disekolah” Tambah kepsek. (Jel)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *