Rabu , 27 Oktober 2021

Pemkab Rohul Harus Tegas Terhadap Perusahaan tak Peduli Kerusakan Jalan

KUNTODARUSSALAM-Kendati di kelilingi perusahaan kelapa sawit, tak membuat infrastruktur jalan mulai dari Bagan Tujuh, Kunto Darussalam menuju Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam terawat dengan baik. Padahal jalan itu bukan saja dilalui masyarakat, armada angkutan tandan buah segar (TBS) sawit milik perusahaan juga berperan atas kerusakan jalan di daerah tersebut.

Musim kemarau seperti sekarang pandangan ke depan nyaris tak kelihatan akibat tertutup debu yang beterbangan. Belum lagi lobang badan jalan yang cukup dalam, terkadang mengakibatkan pengendara terjerembab bahkan jatuh.

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang saat ini dipimpin oleh Bupati H Sukiman dan Wakil Bupati H Indra Gunawan hendaknya bersikap tegas kepada perusahaan sawit yang tidak peduli dengan kerusakan jalan di desa-desa yang menghubungkan 2 kecamatan ini.

Besar harapan masyarakat disana, agar Bupati-Wakil Bupati Rohul yang belum 2 bulan dilantik ini menjadikan jalan dari Desa Bagan Tujuh-Teluk Sono prioritas. Jika APBD saat ini tak sanggup untuk melakukan pengaspalan jalan disana.

Pemerintah kabupaten hendaknya membuat kebijakan yang konkrit agar perusahaan mau merawat jalan, setidaknya jalan disana tidak lagi berlobang, sehingga dapat dilalui.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Sei Kuti, H Poniran ditemui wartawan, Kamis (28/7) menyampaikan bahwa kerusakan jalan di daerah itu sudah cukup lama, dan nampaknya tidak ada niat baik perusahaan untuk melakukan perawatan.

“Kita tak minta mereka (pihak perusahaan, red) mengaspal jalan, tapi kami hanya meminta setidaknya ada perawatan. Mana jalan yang berlobang bisa ditimbun dan pengerasan, dan kalau bisa di musim kemarau bisa disiram agar tidak banyak debu,” keluh Poniran.

Menurut Poniran, sedikitnya ada 6 perusahan raksasa yang bergerak di industri kelapa sawit yang setiap hari armadanya ikut menyumbang kerusakan jalan seperti, PT SJI Coy, Padasa, PT SIS, PT Budi Murni, PT SAM 2, dan PT Rohul Palmindo.

“Kita masyarakat ini tidak akan didengar oleh pihak PT. Oleh karena itu kami sangat berharap ketegasan pak Bupati H Sukiman dan pak Wabup H Indra Gunawan kepada mereka orang perusahaan, agar mereka mau memperbaiki jalan yang rusak didaerah kami,” pinta Poniran.(Km3)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *