Minggu , 5 Desember 2021

Plh Kadis Pertanian dan Perikanan Pekanbaru Buka Pelatihan Budidaya Ikan Sistem Bioflock

Plh Kadis Peetanian dan  Perikanan Pekanbaru drh H M Firdaus menyampaikan kata sambutan.

PEKANBARU (khabarmetro.com)-
Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru mengadakan pelatihan budidayq Ikan patin sistem Biloflock Tahap I di Hotel Pangeran, Kamis 21 Oktober 2021. Pelatihan yang ditaja dua hari ini dibuka langsung Plt Kadis Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru drh H M Firdaus.

Pelatihan budidaya ikan patin sistem bioflock tahap I ini bertemakan “Kita Tingkatkan Semangat dan Perekonomian Masyarakat Pelaku Usaha Perikananan terdampak Covid 19 di Pekanbaru” kegiatan Pemberdayaan ikan kecil tahun anggaran 2021.

Ketua Panitia Pelaksana Ir Elfrida Tampubolon mengatakan pelatihan ini khusus dilaksanakan untuk penggiat bidang usaha perikanan yang berada di kecamatan Marpoyan dan Bukitraya dengan peserta lebih kurang 30 orang.

Sedangkan tujuan pelatihan untuk meningkatan pengetahuan wawasan dan pengetahuan serta ketrampilan dari berbagai aspek, mulai aspek teknis, aspek permodalan serta kelembagaan.

Pelatihan ini dilaksanakan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid 19 dilaksanakan 2 hari yakni tanggal 21 sampai tanggal 22 Oktober dengan memakai 2 ruangan.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru drh H M Firdaus mengatakan Kota piekanbaru sangat luas dengan 63.226 Km persegi dan memiliki potensi budidaya ikan keramba dan jaring apung 1.000 unit dengan tingkat pemamfaatan baru 6,7 persen.

Usaha ini sangat prospek untuk ditingkat mengingat konsumsi ikan tawar terus meningkat tajam seiring dengan laju pertumbuhan penduduk.

Apalagi, pasca pandemi dan diiringi mulai membaiknya perekonomian kebutuhan ikan terus ada peningkatan. Guna mewujukan peningkatan produksi perikanan budidaya, maka diperlukan peningkatan pengrtahuan dan ketrampilan.

Diharapkan dengan ada pelatihan budidaya ikan sistem bioflock untuk masyarakat di Kecamatan khusus Marpoyan Damai dan Bukitraya ini produksi ikan di Pekanbaru dapat meningkat dan kapan perlu melahirkan sentra- sentra ikan.

“Kita mengharapkan dua kecamatan. Seperti di Kabupaten Kampar ada namanya kampung patin,” paparnya.

Dan diharapakan, sebagaimana arahan walikota, Pekanbaru sebagai kota metropolitan yang menggandalkan industri dan jasa dapat dikembangkan menjadi pembisnis ikan bagian hilir sehingga melahirkan enterprenuer yang handal, baik itu restoran atau pengelolaan dalam bentuk lainnya.( km1)

Check Also

Peringati Hari Disabilitas Internasional, Ini Dia Kegiatan yang Ditaja Dinsos Riau

Setelah Lama Tertunda, Lomba dan Pelepas Dahaga Dinas Sosial Riau mengadakan aneka perlombaan sempena Hari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *