Kamis , 27 Januari 2022

Dedi Susanto, Atlet Pemanah Asal Pelalawan Raih 2 Perak

Malaysia Archery Covid-19 Remote Scoring Challenge
Pemanah Pelalawan Raih 2 Perak

 

PANGKALANKERINCI (Khabarmetro.com)– Atlet Panahan asal Kabupaten Pelalawan terus berkontribusi mengharumkan nama daerah. Ini terbukti hampir disemua event yang diikuti selalu meraih hasil terbaik. Termasuk pada Malaysia Archery Covid-19 Remote Scoring Challenge yang dilaksanakan oleh National Archery Association of Malaysia (NAAM).

Dua atlet panahan LaGO’Z Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau menyumbangkan dua medali perak.  Kegiatan ini diikuti 1.034 pemanah yang berasal dari 265 club yang tersebar di tiga negara, Malaysia, Indonesia dan Maroko.

‘’Alhamdulillah berkat pertolongan Allah jualah kita berhasil menduduki ranking 2 pada dua kategori di Malaysia Archery Covid-19 Remote Scoring Challenge ,’’jelas Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kabupaten Pelalawan Junaidi,ST (Gope,red) didampingi Coach LaGO’Z Archery Dedi Susanto M Yunus, Senin (9/11/2020).

Pada kejuaraan yang berlangsung Ahad (8/11) sebut Dedi Susanto, kedua medali yang diganti dalam bentuk sertifikat itu, ranking 2 pada dua kategori itu masing-masing kategori Recurve Boy Under 12 jarak 30 meter atas nama Habib Dedi Yunus (santri Pondok Tahfidz Hadhonatu Jielul Qur’an / HJQ Pangkalan Kerinci) dan juga Ranking 2 di kategori Compound Men Open jarak 50 meter atas nama Dedi Susanto M Yunus.

Dalam ajang ditengah pandemi Covid-19 ini, pemanah Pelalawan bergabung dalam Riau Indonesia Archery United (RIAU). ‘’Kita dari Riau yang tergabung dalam RIAU ikut sebanyak 39 atlit,’’papar Dedi sambil menambahkan semua prestasi ini bisa diraih berkat pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala semata.

‘’Event ini dilaksanakan secara online jadi bisa diikuti oleh atlit darimana saja. Itu tadi pesertanya 1.034 pemanah yang berasal dari 265 klub yang tersebar di tiga negara, Malaysia, Indonesia dan Maroko,’’beber Dedi.

Selain Habib dan Dedi, beberapa atlit panahan Pelalawan yang berpartisipasi dalam kegiatan itu juga meraih peringkat yang cukup membanggakan. Seperti di kategori Compound Men Evan Fernando dan Wahyu Anugerah berada diposisi 37, 38 Recurve Men Open Deni Andrian berada di posisi 13, Compound Women Anisa Dedi diperingkat 16, Ghulam Delir Setyanda peringkat 55, Ezua Rasya Putra 37, Rahmat posisi 50 dan Fauzan Mubaroq 63, Adan Anas peringkat 27, Rey Aidtya Syaputra 35 dan Muslim 58.

Kata Coach Dedi Susanto, ditengah vakumnya event offline yang bisa menurunkan skill pada penggemar olahraga sunnah ini, maka kegiatan ini sangat bernilai plus bagi atlit. ‘’Eevent seperti ini merupakan sarana yang sangat bagus dalam menjaga kebugaran para atlit kita di masa pandemi ini. Dimana tidak adanya kejuaraan-kejuaran tatap muka langsung seperti sebelum Virus Covid 19 ini mewabah seluruh dunia,’’ungkapnya.

Kesempatan yang sama, Coach yang juga Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Perpani Pelalawan ini berterimakasih kepada Gope, (Ketua Perpani Pelalawan, Junaidi, Purba,ST,red), Pemda Pelalawan dan semua pihak atas dukungannya untuk panahan Pelalawan yang lebih baik.

‘’Mudah-mudahan dukungan terus berlanjut sehingga kita juga bisa terus mengharumkan nama Kabupaten kita ini baik didalam maupun diluar negeri melalui panahan, tentunya atas izin Alloh Subhanahu wa Ta’ala. Jazakumullohu khoiron wa Barokallohu fikum,’’pungkas Dedi.

Setakad informasi, selama pandemi Covid-19 LaGO’Z Archery yang berlokasi di Pangkalan Kerinci (depan Pos I PT RAPP,red) tetap melakukan latihan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Begitu juga saat berlangsungnya Malaysia Archery Covid-19 Remote Scoring Challenge. (amr)

Check Also

Fokus Untuk Kemajuan Desa & Kemakmuran Masyarakat Batang Kumu

Rokan Hulu – Pelantikan Kepala Desa (Kades) Terpilih serta Para Kades Pengganti Antar Waktu (PAW) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *