Selasa , 18 Mei 2021

Kadis Kominfotik Riau : Keberhasilan Kinerja Gubri dan Wagubri Tak Bisa Dinilai dengan Voting

 

PEKANBARU, (Khabarmetro.com)– Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Riau, Chairul Rizki tegaskan jika penilaian capaian kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur tidak bisa di nilai melalui voting. Pasalnya, penilaian voting tersebut tidak memiliki dasar pasti dan indikator jelas. Sehingga tidak bisa menjadi acuan untuk capaian kinerja Gubri dan Wagubri.

Hal tersebut diungkapkan Kadis Kominfotik Riau, Chairul Rizki pada kegiatan ekspose dua tahun masa kepemimpinan Gubernur Riau H Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau H Edy Natar Nasution Periode 2019-2024 bersama wartawan Pemprov Riau, Jumat (19/2) di Gedung Daerah Riau, Pekanbaru.
Yang dipimpin Plh Setdaprov Riau, Masrul Kasmy serta dihadiri beberapa Kepala OPD lingkungan Pemprov Riau.

Rizki mengatakan, jika untuk penilaianya pencapaian kinerja dua tahun menjabat Gubri dan Wagubri cukup baik, bahkan juga untuk tingkat Nasional. Diantaranya tingkat pendidikan, infrastruktur, perekonomian, kesehatan dan kegiatan lainya yang yang sebagianya juga masuk terbaik di tingkat nasional.

“Jadi penilaian melalui voting itu tidak bisa jadi pedoman karena tidak ada dasar dan indikatornya,” katanya.

Ia juga menjelaskan, untuk dua tahun Gubri Syamsuar dan Wagubri Edy Natar Nasution menjabat, pencapaian yang menonjol itu berada pada tingkat pendidikan dan kesehatan yang saat ini cukup baik dari sebelumnya meskipun dalam masa pandemi Covid-19.

“Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur, dan perekonomian yang mengalami pertumbuhan cukup baik yang juga sesuai dari data BPS Riau” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Riau, H Masrul Kasmy, jika untuk capaian Gubri dan Wagubri banyak yang sudah berhasil sesuai janji politik sebelumnya. Seperti pembangunan infrastruktur yang secara garis besar ada 10 pembangunan infrastruktur yang menuju pusat pertumbuhan ekonomi.

“Diantaranya, pembangunan dan pemeliharaan jalan yang grafiknya peningkatan dari tahun 2019 sudah mencapau sepanjang 57,25 kilometer dengan alokasi anggaran Rp581,54 miliar. Di tahun 2020 sepanjang 51.63 kilometer dengan anggaran Rp485,06 miliar dan beberapa pembangunan lainya,” katanya.

Selain itu, tambahnya juga pada pembangunan dan pemeliharan jembatan sebanyak 12 unit dengan anggaran Rp9,08 miliar. Kemudian pada tahun 2020, sebanyak 12 unit jembatan dengan anggaran Rp58,4 miliar.

“Semua itu juga bisa dikomfirmasi kepada kabupaten seperti apa pembangunan yang sudah direalisasikan di daerah” jelasnya.

Jika dilihat atau dinilai dari capaian dua tahun mejabat, Gubri dan Wagubri cukup berhasil, padahal selama beliau menjabat selalu ada rintangan. Salah satunya musibah Covid-19 yang sampai saat ini masih terjadi, namun Gubri maupun Wagubri tetap optomis bisa terus bekerja lebih maksimal membangun daerah maupun masyarakat Riau.

“Jadi untuk penilaiannya bisa dinilai dari yang telah dicapai dan berdasarkan data. Untuk itu tidak bisa dari hanya penilaian pandangan atau tingkat kepuasan sesuai yang disampaikan beberapa media,” tutupnya.(dre)

Check Also

Tempat Wisata di Kabupaten Siak di Tutup

Kapolres Siak Himbau Warga Untuk Tetap Dirumah   Siak (Khabarmetro.com)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *