Sabtu , 11 Juli 2026

Sudah Dilakukan Berbagai Upaya, SMPN 6 Tambusai Masih Kekurangan

Kepala  sekolah SMP N 6 Tambusai Morasuti di di dampingi oleh buk Rafika yang di jumpai Kamis 1/08/2024

ROKAN HULU– Menjadi sekolah negeri dengan fasilitas gedung yang cukup lengkap teryatah tidak cukup memberikan nilai plus bagi siswa dalam menjadikan reversi memilih sekolah favorit. Hal ini terlihat sedikitnya jumblah siswa kelas X11 yang terdaftar jadi siswa di sekolah menengah pertama ( SMP) Negeri 6 Tambusai yang terletak di Desa Sei Kumango Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu Propinsi Riau pada tahun ajaran 2024/2025..

Jauh hari sudah di upayakan langkah antisipasi dalam mengatasi persoalan minim nya minat anak bersekolah di SMP dengan berkaca dengan tahun-tahun belakangan in,
Yaitu berbagai cara emput bola ke rumah warga dengan melakukan pendataan anak pas tamat SD kemudian mengajak masuk ke sekolah kita .

Dan bukan itu saja pihak sekolah bersama pihak komite dan pemerintah Desa sudah perna berberapa kali mendatangin dan memberikan surat permohonan kepada dinas terkait dalam mengatatusipasi hal tersebut terjadi.
Namun usaha tersebut tidak memberikan perubahan yang kita harapkan.

Hal tersebut di ungkapkan oleh kepala sekolah SMP Negeri 6 Tambusai.
Morasuti Nasution S,PD yang di dampingi oleh Rafika pada awak media Kamis ( 01/08)2024 yang di jumpai di kantor nya .

Dijelaskannya memang keberadaan sekolah berbasis agama lebih di minati oleh siswa pada tahun ajaran 2024/2025, dan itu terlihat dari sekolah tetangga yang mempunyai siswa melimpah dan tidak ada pembatasan kuota siswa yang di terima yang seharusnya ada batasan dan Kouta penerimaan siswa agar ada pemerataan siswa disetiap sekolah .

Lalu selain itu juga letak geografis sekolah kita yang tidak di jalan lintas tentu ini juga menjadi pertimbangan bagi calon siswa baru..sebagai alat trafotasi menuju ke sekolah..

“Tentu kedepannya kami dari pihak sekolah sangat mengarapkan campur tangan pemerintah dalam membantu mencarikan solusi dalam mendapatkan kouta siswa dan siswa bisa lebih banyak lagi mendaftar di sekolah kita,’ paparnya. (Mex)

Check Also

Jaksa KPK Tuntut Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Didenda Rp500 Juta dan Uang Pengganti Rp1,45 M

Gubri non aktif Abdul Wahid saat menghadiri acara sidang. PEKANBARU (khabarmetro.com)–Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *