Selasa , 8 September 2026

Puncak Jambore BKPRMI, 11-12 September: Selain Hadirkan Koh Denis Lim, DPW Riau juga Gelar Berbagai Event

Koh Denis Lim bakal hadir pada puncak Jambore BKPRMI Riau di Masjid Al Husna.

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Riau tidak hanya menghadirkan Koh Denis Lim dalam rangkaian puncak Jambore BKPRMI Riau 2026. Namun juga menggelar berbagai event yang bermanfaat untuk ummat.

Sejumlah kegiatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat juga disiapkan untuk memeriahkan agenda yang mengusung semangat “Move The City – Dari Masjid, Menggerakkan Kota.”

Ketua DPW BKPRMI Riau, Mohammad Hasbi, pada Selasa (8/9/2026) mengatakan rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemberdayaan ekonomi, literasi keuangan, kesehatan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Gerakan ini ingin mengintegrasikan spiritualitas, kesehatan, literasi keuangan, dan pemberdayaan masyarakat dari masjid. Karena itu, kami menghadirkan berbagai kegiatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada jamaah dan masyarakat,” ujar Mohammad Hasbi.

Salah satu agenda yang digelar adalah edukasi wakaf bertajuk “Wakaf untuk Kesejahteraan Umat” yang menjadi bagian dari program Pekanbaru Berwakaf. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Zaki Mubarak, S.Sos, CWC, seorang nazir wakaf bersertifikasi nasional dan orkestrator program wakaf produktif dengan pengalaman delapan tahun sebagai nazir wakaf produktif nasional.

Kegiatan edukasi wakaf tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, di Masjid Al-Husna, Jalan Kaharudin Nasution, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Sesi pertama dimulai pukul 11.45 WIB, dilanjutkan sesi kedua pukul 12.50 WIB hingga selesai.

Edukasi Sertifikat Halal untuk UMKM

Selain wakaf, BKPRMI Riau juga menghadirkan edukasi “Sertifikat Halal Gratis? UMKM Naik Kelas dengan Sertifikat Halal”. Kegiatan ini menghadirkan Ade Chandra, instruktur nasional, sebagai pemateri.

Menurut Mohammad Hasbi, edukasi tersebut penting bagi pelaku usaha, khususnya UMKM, agar memahami manfaat sertifikasi halal sekaligus mengetahui proses pengurusannya.

“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, kami ingin memberikan edukasi agar pelaku usaha memahami pentingnya sertifikat halal dan bagaimana mengurusnya, termasuk peluang untuk mendapatkannya secara gratis,” jelas Mohammad Hasbi.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga akan mendapatkan edukasi mengenai pentingnya jaminan kesejahteraan sosial bagi umat. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026 setelah Salat Asar hingga selesai di Masjid Al-Husna.

Mohammad Hasbi menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut terbuka sebagai ruang kolaborasi antara BKPRMI, pengurus masjid, remaja masjid, pelaku UMKM, dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Dari masjid kita ingin melahirkan gerakan yang produktif, meningkatkan kapasitas masyarakat, sekaligus memperkuat kemandirian umat,” ujar Mohammad Hasbi.

Selain agenda edukasi tersebut, DPW BKPRMI Riau juga mengajak pengurus masjid mengutus sedikitnya 10 remaja masjid untuk berpartisipasi aktif dalam Jambore BKPRMI Riau 2026, serta mengajak jamaah meramaikan bazar jambore dan menghadiri Malam Tabligh Akbar yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.

Puncak kegiatan juga akan diisi dengan tausiyah Koh Denis Lim, sekaligus menjadi momentum bagi BKPRMI Riau untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan generasi muda dan penggerak berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat. (war/irg)

Check Also

Belajar dari BSP, Jangan Mengulang Kekeliruan SPR-KCL

OPINI (2) Oleh: Ilham Muhammad Yasir* PENGELOLAAN minyak dan gas bumi di Riau tidak dapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *