
Dua pemain Paraguay merayakan kemenangan atas Jerman, menang adu penalti.
AMERIKA (Khabarmetro.com) – Babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar yang mengguncang jagat sepak bola dunia.
Dua raksasa Eropa, Jerman dan Belanda, harus mengakhiri perjalanan mereka secara tragis setelah tumbang melalui drama adu penalti pada laga fase gugur, Selasa (30/6/2026).
Jerman yang datang dengan status salah satu favorit juara gagal melewati perlawanan sengit Paraguay. Pertandingan berlangsung ketat dan berakhir imbang 1-1 hingga 120 menit permainan.
Dalam babak adu penalti, Paraguay tampil lebih tenang dan menang 4-3 untuk memastikan tiket ke babak 16 besar. Kekalahan ini menjadi catatan pahit bagi Der Panzer yang untuk pertama kalinya kalah dalam adu penalti di ajang Piala Dunia.
Gol Paraguay dicetak oleh Julio Enciso sebelum disamakan oleh Kai Havertz di babak kedua. Namun, kegagalan beberapa eksekutor Jerman di titik putih membuat mimpi empat kali juara dunia itu berakhir lebih cepat dari perkiraan.

Nasib serupa dialami Belanda. Finalis Piala Dunia 1974, 1978, dan 2010 itu harus mengakui ketangguhan Maroko setelah bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu. Pada babak adu penalti, Singa Atlas tampil lebih efektif dan menang 3-2 untuk mengirim Oranje pulang lebih awal dari turnamen.
Keberhasilan Maroko melanjutkan tradisi kejutan mereka di panggung dunia sekaligus mempertegas kebangkitan kekuatan sepak bola Afrika setelah penampilan impresif mereka pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Sementara Paraguay kembali mencatat sejarah dengan menumbangkan salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia di fase gugur.
Tersingkirnya Jerman dan Belanda menjadi bukti bahwa Piala Dunia 2026 tidak lagi mengenal istilah tim unggulan yang aman.
Di turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu, setiap laga kini menjadi pertaruhan hidup mati, dan satu kesalahan kecil di titik penalti bisa meruntuhkan mimpi sebuah negara menuju trofi paling bergengsi di dunia sepak bola. (uli/irg)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU