Rabu , 14 April 2021

Hore… Pekanbaru akan Bangun Jalur Khusus Sepeda

 

Kadishub Pekanbaru Yuliarso

PEKANBARU (khabarmetro) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru telah melakukan kajian pembuatan jalur khusus pesepeda. Jalur pesepeda itu rencananya akan dibuat di beberapa ruas jalan di 12 kecamatan di Kota Pekanbaru.

Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso, melalui Kabid Manajamen Rekayasa Lalulintas Dishub Pekanbaru Edy Sofian mengatakan, dalam kajian ini jalur sepeda dibuat untuk tiga zona. ”Zona Sekolah, zona pusat wisata, dan zona pusat perbelanjaan. Namun, untuk awal rencana kita akan diprioritaskan untuk zona sekolah,” kata Edy.

Menurutnya, jalur sepeda nantinya akan saling terkoneksi dari kecamatan satu ke kecamatan lainnya. Jalur sepeda ini rencananya merata dibuat di 12 Kecamatan.

Pihaknya telah melakukan survei, dan didapati dari survei di 12 Kecamatan dari 1.200 responden bahwa bersepeda saat ini hanya sebagai sarana olahraga saja. Mereka menyatakan hal itu karena fasilitas jalur khusus sepeda yang belum disiapkan.

”Jadi nantinya sepeda ini tidak hanya sebagai olahraga saja, tapi bisa untuk sarana transportasi. Kita akan rubah mindset masyarakat, dengan adanya jalur sepeda dan itu dapat digunakan,” terang Edy.
Dalam kajian ini ada beberapa indikator manfaat jalur sepeda. Pertama untuk kemudahan, dapat diakses penggunaan sebagai sarana olahraga dan transportasi.

Kedua, untuk keselamatan. Dengan adanya jalur sepeda, pesepeda akan terlindungi aman karena berjalan pada jalurnya. Kemudian membantu kinerja lalulintas, akan mengurangi tingkat kemacetan dan rasio kepadatan lalulintas.

”Kita sudah survei, petanya sudah kita buat. Untuk pembuatan jalur sepeda ini kita butuh stakeholder. Karena ada jalan Nasional, Provinsi, dan Kota yang kita gunakan,” jelasnya.

Ia berencana untuk pengajuan pembuatan jalur sepeda ini akan diajukan pada tahun 2021. Namun, salah satu kendala terkait besaran anggaran. Anggaran yang digunakan cukup besar dalam pembuatan jalur sepeda.

”Kita berkaca dari DKI (Daerah Khusus Ibu kota). Untuk satu kilometer dibutuhkan Rp1 miliar, itu untuk penggunaan karpet hijau. Tapi kita akan coba cost itu kita tekan,” tutupnya. (rpg)

==

Check Also

Ekspedisi Seroja Hadirkan Secercah Tawa di Tengah Bencana

  WAINGAPU (Khabarmetro.com)–  Curah hujan tinggi dan badai siklon Seroja pada 6 April 2021 lalu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *