Rabu , 19 Mei 2021

Hebat, Kapolda Riau Terima Penghargaan dari KLHK

 

 

JAKARTA (khabarmetro.com) – Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI, menerima penghargaan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas dedikasinya dalam mendukung konservasi keanekaragaman hayati di Provinsi Riau. Penghargaan itu diberikan oleh Mentri LHK Siti Nurbaya kepada Kapolda saat menjadi narasumber bedah buku Bonita: Hikayat Sang Raja, di Arboretum KLHK, Jakarta Pusat, Jumat (27/11).

Bedah Buku yang berkisah tentang Bonita, seekor satwa langka Harimau Sumatera betina yang berhasil diselamatkan setelah melalui salah satu proses evakuasi paling panjang dan juga merupakan karya tulis yang sarat pesan spritual dan moral.

Buku yang akhirnya menjadi karya abadi, karena sang penulis (seorang jurnalis asal Riau) yang memiliki concern pada issue lingkungan hidup dan kehutanan, Haidir Anwar Tanjung telah berpulang.
Acara bedah buku yang juga dihadiri Menteri LHK Siti Nurbaya, Gubernur Riau H Syamsuar, Danrem 031/WB Brigjen Syech Ismed dan undangan lainnya, memiliki maksud dan tujuan sebagai salah satu upaya penyebarluasan pengetahuan dan menyadarkan publik pentingnya menyelamatkan keanekaragaman hayati.

Irjen Agung saat memberikan materi mengatakan keyakinannya bahwa semua ingin melihat satu realita lain terhadap harimau atau bonita-bonita harus dilestarikan.

”Harimau yang saat ini banyak berada di perairan Indragiri Hilir dan daerah selatan Provinsi Riau harus diperhatikan secara bersama. Kita jaga dan lestarikan keberlangsungan hidup dan habitatnya, dengan cara menyelaraskan upaya-upaya untuk penyelamatan dan konservasi, baik terhadap hutan alam, tanaman dan margasatwanya,” papar Agung.

”Namun hal yang paling utama dalam menyelamatkan bonita sendiri, yaitu dengan menyelamatkan habitatnya. Dan Polda Riau telah membuktikan upaya tersebut melalui operasi illegal logging dengan menangkap para pelaku yang mencoba merusak habitat atau tempat tinggal dari margasatwa dengan cara mengambil kayu yang ada di salah satu habitat bagi bonita yaitu di Rimbang Baling Kabupaten Kampar,” tambahnya.

Kedepan, Kapolda mengaku pihaknya akan membangun sebuah pos pengamanan dan dijaga oleh personel-personel yang profesional agar pengrusakan terhadap hutan atau habitat dari margasatwa di tempat tersebut dapat dihentikan.

Kapolda juga berharap kepada seluruh masyarakat nantinya mampu menjaga serta melestrikan bersama, habitat dari margasatwa yang tersisa khususnya terhadap Bonita dengan bersama-sama berkomitmen untuk menyelamatkan serta menjaga kelestarian alamnya. (fiq)

Check Also

Tempat Wisata di Kabupaten Siak di Tutup

Kapolres Siak Himbau Warga Untuk Tetap Dirumah   Siak (Khabarmetro.com)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak Provinsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *