Sabtu , 19 Juni 2021

Gubri Evaluasi 8 Kabupaten Kota Alami Peningkatan Covid-19

PEKANBARU (Khabarmetro.com)–  Lebih kurang satu pekan ini peningkatan kasus Covid-19 di Provinsi Riau kebali meningkat drastis, dengan rata-rata diatas 200-300 setiap hari.

Sesuai data Dinas Kesehatan Provinsi Riau, peningkatan kasus Covid-19 tersebut terjadi di delapan kabupaten di Riau. Diantaranya Kota Pekanbaru, Kampar, Dumai, Inhu, Bengkalis, Siak, dan Rohul. Dimana untuk kasus tertinggi berada di Kota Pekanbaru yang mencapai angka diatas 100 perhari.

Peningkatan tersebut, juga menjadi perhatian bagi pemerintah pusat, yang meminta pemerintah Provinsi Riau untuk kembali menekankan penanganan secara ketat. Bahkan Riau juga termasuk salah satu provinsi yang diminta kembali menerapkan Pemberlakukan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) secara mikro.

Menangapi hal tersebut, Pemerintah Propinsi Riau bersama seluruh Forkopinda dan pihak terkait lainya di Riau, kembali melakukan penanganan dengan maksimal dan secara ketat. Serta melakukan koordinasi dengan kabupaten kota yang mengalami peningkatan kasus Covid-19. Khususnya 8 kabupaten kota yang lagi mengalami peningkatan.

Hal itu disampaikan lansung oleh Gubernur Riau, Syamsuar usai menggelar koordinasi (Rakor) terkait perkembangan Covid-19 di Provinsi Riau secara virtual bersama kabupaten/kota se-Provinsi Riau, Senin (19/4) di Gedung Daerah, Pekabaru. Dikatakannya, jika untuk menindaklanjuti kondisi ini pihaknya akan melakukan evaluasi kepada 8 kabupaten kota terkait dalam kenangan maupun antisipasi kedepan.

“Sekarang ini kita diminta untuk kembali menerapkan PPKM, untuk itu kita juga akan sosialisasikan kembali kepada daerah seperti apa program dimaksud agar bisa menekan peningkatan,” kata Gubri.

Tambah Gubri, Untuk PPKM ini sebelum nya juga sudah disampaikan sistim penerapanya, yaitu mulai tingkat RW yang sebagaian daerah sudah memberlakukan mulai awal bulan Ramdhan lalu. Terutama wilayahnya yajf masuk resiko zona merah
Covid-19.

“Ini juga sudah mulai berjalan di berbagai daerah lainya, termasuk daerah yang alami pengikatan yamg baru mulai melaksanakan,” jelasnya.

Terkait penanganan pasien Covid-19 yang saat ini kembali meningkat drastis, ia juga sudah mengkoordinsikan kepada kabupaten kota untuk kembali menyediakan ruangan, terutama ruangan ICU untuk memberikan pelayanan kepada pasien.

“Selain itu, juga terkait obat-obatan serta failitas dan kebutuhan pasien lainya yang bisa dipersiapkan dengan baik. Ini juga menimbang tren peningkatan yang belum menunjukan penurunan,” ujarnya.

“Kita juga minta masyarakat agar terus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sehingga pencegahan bisa diatasi dengan baik. Begitu juga mematuhi PPKM yang saat ini telah ditetapkan pemerintah Demi kebaikan untul.kota semua,” tutur Gubri. (dre)

Check Also

RS Awal Bros Grup MoU dengan CBS School Of Communications Jakarta

Tingkatkan Kemampuan Komunikasi foto ki-ka: dr Widya Putri MARS Ketua Regional I RS Awal Bros, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *