Rabu , 27 Oktober 2021

Berkat Gas Melon, Pendapatan BUMDesa Tebih Mandiri Naik

 

UJUNGBATU(khabarmetro.com)-Memanpaatkan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau tahun 2019, Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Tebih Mandiri kembali mengembangkan unit usaha tambahan berupa Pangkalan Gas LPG. Bukan saja meningkatkan pendapatan BUMDesa, masyarakat di desa ini sangat terbantu, sebab LPG ukuran 3 KG semakin mudah didapat.

Disampaikan Direktur BUMDesa Tebih Mandiri, Zamzarida ditemui khabarmetro.com, Senin (1/3) di kantor desa disana membenarkan, laba yang diperoleh pihaknya dari unit usaha pangkalan gas cukup lumayan berkisar 2 sampai 2,5 juta per bulannya.

“Alhamdulillah, sejak beroperasi 4 bulan lalu, pendapatan BUMDesa dari unit pangkalan gas terus merangkak naik. Tapi di akhir bulan ini gas melon ukuran 3 Kg sedang banyak di pasaran, sehingga permintaan sedikit berkurang dari konsumen,” jelas Zamzarida.

Dirinya bercerita pihaknya sudah kali kedua membuka pangkalan gas LPG, namun pengurusan pertama tidak berhasil disebabkan tertipu oleh pihak tak bertanggung jawab.

“Ini sudah kedua kalinya kami mengurus pembukaan unit usaha pangkalan gas LPG. Tapi yang pertama gagal, karena tertipu oleh oknum yang mengurus di kabupaten,” jelas Zamzarida.

Nah, pengurusan pangkalan yang kedua ini kata Zamzarida pihaknya mendapat suntikan bantuan dari Bankeu Provinsi Riau tahun 2019 sebesar 153 juta.

Bekerjasama dengan agen atau rekanan SPBE yakni PT Bengkalis Sentosa Jaya (BSJ), kini pihaknya sudah bisa memasarkan 560 tabung gas melon, gas LPG ukuran 10 Kg, dan ukuran 5 KG.

“Kita sangat bersyukur, warga kita yang dulunya sulit mendapatkan gas melon, sekarang sudah tidak ada kendala lagi,” ungkapnya.

Untuk harga pasaran ke konsumen, lanjut Zamzarida pihak BUMDesa tetap mengacu pada aturan perdagangan yang berlaku. Harga jual satuan Rp 24 ribu, pengecer Rp22 ribu. Untuk HET dari Disperindag sendiri yaitu 21.500, sedangkan harga di SPBE 18.567.

“Jadi kita ambil untung 500 sampai 2.500 per tabungnya. Keuntungan inilah yang akan dibagikan buat karyawan, penambahan SHU buat mendongkrak pendapatan asli desa atau PADes,” tutupnya.(sal)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *