Sabtu , 18 September 2021

Awas! Patroli Money Politic Dimulai

 Kapolda Deklarasikan Pemilu Damai

 

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya mengadiri deklarasi Partai Politik peserta Pilkada serentak tahun 2020.
PEKANBARU (khabarmetro.com)-Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi SH SIK MSi. menghadiri deklarasi bersama Partai Politik peserta Pilkada Serentak tahun 2000 diwilayah Provinsi Riau, Rabu (2/12), di Ball Room hotel Grend Central.

Selain Kapolda, deklarasi dihadiri juga Asisten 1 Pemprov Riau, Ketua KPU Riau, Ketua Bawaslu, Wakil DPRD Riau, pejabat Polda lainnya, dari partai politik yang hadir tampak PKS, Gerindra, PDI, Golkar, NasDem, Garuda, Berkarya, PKU, Perindo, PPP, PSI, PAN, Hanura, Demokrat, PBB dan PKPI.

Kapolda Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi saat memberikan sambutannya mengucapkan terimakasih kepada pihak panitia yang telah melakukan kegiatan yang positif dan bermarwah dengan melakukan deklarasi bersama partai politik peserta Pemilu tahun 2020 diwilayah Riau dengan tujuan mensukseskan pelaksanan pilkada serentak 2020 yang aman, damai dan kondusif.

”Kita bersama KPU, Bawaslu dan Polda Riau telah melakukan berbagai upaya dalam mensukseskan pelaksanan pilkada serentak tahun 2020 yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di 9 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Riau. Maka Polda Riau akan menurunkan anggota dalam rangka menjaga keamanan dalam mensukseskan pelaksanan pilkada serentak tahun 2020 yang aman, damai dan kondusif tersebut.

Pelaksanaan Pilkada tentunya banyak kepentingan yang akan memengaruhi masyarakat, namun hendaknya dapat dicairkan dengan baik. Provinsi Riau merupakan wilayah lingkaran adat yang kental dengan Melayu-nya. ”Oleh karena itu diharapkan kita bersama lebih bijak dan santun dalam menyikapi pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 ditengah pandemi covid-19,” harap Kapolda.

Setiap partai politik yang hadiri sama-sama membacakan deklarasi pilkada serentak yang berbunyi siap menjaga dan memelihara situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif diwilayah Provinsi Riau dalam rangka pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di 9 kabupaten/kota.

Melaksanakan seluruh tahapan Pilkada sesuai dengan protokol kesehatan covid-19 secara konsisten. Siap menang dan siap menerima dengan ikhlas kekalahan dan mengakui kemenangan yang sah pasangan lain dalam pilkada serentak th 2020 serta tidak melakukan pengerahan massa dan akan menempuh jalur hukum sesuai dengan perundang undangan yang berlaku. Siap pula mencegah isu sara, berita hoax, ujaran kebencian dan money politic.

Usai pembacaan deklarasi bersama-sama partai politik dan semua yang hadir dan dilakukan penandatanganan naskah deklarasi kampanye oleh partai politik yang diikuti KPU, Bawaslu, DPRD dan Kapolda Riau.

Ketua KPU Provinsi Riau Ilham M Yasir SH LLM, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolda Riau yang telah melakukan kegiatan yang berbudaya dengan melakukan deklarasi bersama dengan partai politik peserta Pilkada serentak tahun 2020 dalam menjaga pelaksanaan Pilkada yang aman, damai dan kondusif.

”Pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 tinggal menghitung hari lebih kurang pencoblosan tinggal 7 hari lagi. Oleh karena itu, KPU Riau saat ini sangat sibuk dengan kegiatan dilapangan,” ujar Ilham.
Tercatat untuk pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 di 9 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau terdapat sebanyak 34 pasangan calon yang akan maju menjadi kepala daerah dan telah didukung oleh beberapa partai politik.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan SAg MPdI manambahkan bahwa Kapolda telah banyak berbuat melakukan kegiatan positif ditengah kesibukan menjelang pelaksanaan Pilkada serentak dan ditengah pandemi covid-19.

”Hingga saat ini Bawaslu telah melakukan tekanan atau severpasi hukum terhadap pelanggaran kampanye sebanyak lima kasus, dan baru tiga kasus yang baru di proses. Hal ini sebagai bentuk upaya menciptakan Pilkada yang aman, damai dan kondusif dari pihak Gakkumdu,” papar Rusidi.

Kapolda Riau juga melakukan trobosan yang sangat luar biasa dan tindakan ini merupakan satu-satunya langkah di seluruh Indonesia, dengan melakukan patroli money politik yang diselenggarakan Polres, Polsek, Bawaslu dan perangkat desa yang gerakan ini akan dilakukan mulai Kamis 3 Desember 2020.
”Dengan adanya berbagai upaya yang dilakukan oleh Kapolda, KPU dan Bawaslu ini, hendaknya akan mensukseskan pelaksanaan pilkada yang aman, damai dan kondusif di tengah pandemi covid-19,” harap mantan aktivis Kampar di Yogyakarta ini.(fiq)

Check Also

Pemkab Inhu Permudah  Transaksi Melalui Aplikasi “Bela Pengadaan”

Bupati : Pemerintah Perlu Memberikan Kesempatan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil    INHU (Khabarmetro.com)– Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *