Sabtu , 17 April 2021

Gubri Kena Covid, Kantor Gubri pun Sepi

 

PEKANBARU (khabarmetro.com)–Pasca beredar khabar Gubernur Riau H Syamsuar MSi beserta beberapa pejabat penting lainya dikonfirmasi positif Covid-19 suasana kantor Gebernur Jalan Sudirman agak berbeda dengan hari-hari biasanya. Bila selama banyak pegawai dan masyarakat berusan, namun Rabu (2/12) kemarin terlihat sepi.

Hal itu ditambah diperparah lagi , Pemprov Riau menerapkan 75 persen pegawai bekerja di rumah atau Work From Home (WFH), dari sebelumnya hanya 50 persen.

Pantauan di kantor Gubernur Riau terkait protokol kesehatan (Prokes), setiap pegawai dan tamu yang masuk wajib menerapkan Prokes, seperti memakai masker, cuci tangan di tempat yang disiapkan atau memakai hand sanitizer.

Asisten III Syahrial Abdi menambahkan, penerapan Prokes makin diketatkan dikarenakan beberapa pejabat Pemprov Riau terkonfirmasi Covid-19. ”Itu (sepi) karena kita kembali menerapkan WFH yang sebelum 50 persen dan sekarang diperkuat menjadi 75 persen pegawai kerja di rumah,” katanya.

Syahrial mengaku, kebijakan tersebut sebenarnya sudah diambil ketika intensitas kasus terkonfirmasi Covid-19 meningkat dengan diberlakukan WFH.

Sedangkan sarana terkait kebutuhan untuk penanganan Covid-19 di seluruh perkantoran sudah tersedia dengan baik. ”Untuk penerapan Prokes saya pastikan semua sudah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Dikatakannya, jika untuk program pemerintahan itu juga sudah ada masing-masing pejabat yang bisa menjalankan tugas para pejabat yang terkena musibah Covid-19. Sehingga kegiatan akan tetap jalan dan tidak ada yang perlu dikhwatirkan.”Untuk itu, kita pastikan tidak ada kegiatan yang terhambat,” katanya.

Selain itu kata Pj Bupati Bengkalis ini untuk memastikan pemerintahan berjalan baik, berbagai pihak di Pemprov Riau telah berbagi tugas untuk kegiatan. Termasuk sama Wakil Gubernur Riau Edy Nayar Nasution dan beberapa asisten.

”Seperti saya sendiri selama tiga hari ini standby di Pekanbaru, di kantor Gubernur meski mendapat tugas Pj Bupati Bengkalis. Artinya, semua tugas sudah kita bagi, kita back up semua kegiatan dan sudah bagi habis kegiatan bersama Pak Wagub Riau dan beberapa asisten,” jelasnya.

Untuk beberapa kegiatan yang terkait pertemuan, ia juga mengatakan jika Pemprov Riau juga membuat pembatasan atau mengurangi sesuai dari yang direncanakan sebelumnya. Dimana kegiatan tersebut diarahkan melalui virtual demi menjaga dan mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 yang hingga kini masih terus meningkat di Riau.

”Dan informasi itu juga sudah dikoordinasikan dengan seluruh OPD untuk mengurangi kegiatan yang ada pertemuan. Diantanranya kegiatan yang dingelar seperti di hotel maupun lainya yang diarahkan bisa di upayakan secara virtual,” ujarnya.

Dengan adanya langkah-langkah tersebut, ia berharap juga dapat mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan menghidari penukaran yang tidak diinginkan.

”Saat ini perkembangan Covid-19 di Riau masih termasuk rawan, maka itu kita terus waspada dan menyiapkan langkah-langkah antisipasi dengan baik. Seperti mengurangi kegiatan yang ada pertemuan ini,” tuturnya. (dre)

Check Also

KUKERTA Terintegrasi 2021, Mahasiswa UNRI Ikut Serta Menyukseskan Tradisi Be aghak Balimau

Bengkalis – (Khabarmetro.com) – Menyambut bulan suci Ramadhan, mandi Balimau diadakan di Desa Teluk Latak, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *