Kamis , 27 Agustus 2026

Anggaran Banyak Berkurang, Aspirasi Warga Tetap Diterima

Anggota DPRD Kampar H Said Abdullah, SH (pegang mic) saat kegiatan reses dirumahnya, Selasa (25/8/2026)

SALO (Khabarmetro.com) – Meskipun anggaran dana Pemerintah Kabupaten Kampar banyak berkurang, namun warga tetap menyampaikan aspirasinya kepada anggota DPRD Kabupaten Kampar. Sekurangnya ada sekitar 10 usulan yang disampaikan warga kepada anggota DPRD Kampar H Said Abdullah, saat reses di kediamannya, jalan Kesehatan Salo Timur, Selasa (25/8/2026) sore.
Turut hadir Kepala Desa Salo Timur H Tukiran, perangkat Desa, ketua RT dan ketua RW mewakili warga dari wilayah dusun se Desa Salo Timur. Menurut anggota DPRD Kampar fraksi partai PPP ini, pada tahun 2026 ini anggaran untuk pemerintahan Kabupaten Kampar turun dari Rp3,3 Triliun tahun sebelumnya, kini menjadi Rp2Triliun. “Begitulah kondisi keuangan daerah kita saat ini. Namun kita tetap mendukung kebijakan Bapak Presiden kita,” ujar Said Abdullah didepan peserta yang mengikuti reses, sambil menambahkan kemungkinan turunnya anggaran disebabkan makan bergiizi gratis (MBG) dan koperasi desa merah putih yang berjalan saat ini.
Dari kegiatan reses tersebut, banyak usulan dari ketua RT dan RW. Diantaranya, pengaspalan jalan anggit dusun Koto Menanti sekitar 100 meter lebih yang kondisinya saat ini aspalnya banyak yang hancur dan terkelupas. selanjutnya Pembangunan drainase pada dua titik di RT 1 dusun Merbau serta persoalan sampah warga yang tidak tertib.
Semua usulan tersebut diterima Said Abdullah sambil mengucapkan terima kasih kepada warga dan berharap mudah-mudahan usulan tersebut bisa disampaikannya kepada dinas instansi terkait. “Jangan semua usulan diberikan kepada saya, persoalan sampah kan bisa diselesaikan melalui ketua RT dan RW atau Kepala Desa. Jadi mana yang menjadi tugas saya itu yang akan saya rekap. Mana yang bisa diselesaikan oleh pemerintahan desa, ya cukup oleh kepala desa atau perangkatnya,” ujar Said menimpali.
Kepala Desa Salo Timur, H Tukiran menjelaskan soal sampah yang dibuang disembarangan tempat, menyampaikan kepada forum reses agar dibuatkan tempat pembuangan akhir (TPA). “Jika ada warga yang rela menghibahkan tanahnya, bagus sekali. Kalau tidak ada, bisa kita beli seukurun 2×3 meter,” katanya.
Tukiran juga menyebut terkait usulan aspal jalan anggit Koto Menanti sudah masuk dalam prioritas tahun 2027. “Kita berdoa saja, mudah-mudahan tidak digeser atau tidak tertunda. Itulah perlunya anggota dewan, kita berharap Pak Said Abdullah bisa memantau dan menjaga agar Pembangunannya tetap dikerjakan sesuai tahun 2027 nanti,” ujar Tukiran. (hermansyah)

 

Check Also

Terus Pertahankan Kondisi Siak “Zero Firespot”, Bupati Afni Kerahkan Forkopimda hingga PKK Cegah Karhutla

Bupati Siak saat meninjau dan memastikan kondisi Siak yang harus selalu Zero Firespot. SIAK (Khabarmetro.com) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *