Rabu , 26 Agustus 2026

 Pangdam, Plt Gubernur, Kapolda dan Bupati Ingatkan Masyarakat Jangan Bakar Lahan

Bupati Kampar Ahmad Yuzar beserta Pangdam dan Kapolda Riau, saat pemadaman api di Tambang, Ahad (23/8/2026)

TAMBANG (Khabarmetro.com) – Akibat kabut asap yang kian menebal di Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, Plt. Gubernur Riau SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., serta Danrem 031/WB Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., mengingatkan warga Riau agar tidak membakar disaat membuka lahan. Hal itu dikatakan saat meninjau dan memadamkan titik api di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Ahad (23/08/2026).

“Kita ingatkan, jangan lagi membakar lahan, apalagi dimusim panas saat ini. Warga juga harus hati-hati membuang puntung rokok, karena tak tertutup kemungkinan api rokok juga dapat menyebabkan kebakaran lahan menjadi tidak terkendali,” ujar Pangdam.
Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun. Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta mulai munculnya kabut asap di sejumlah wilayah Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Kampar.

Rombongan Pangdam tersebut, tidak hanya melakukan peninjauan, tapi turun langsung ke lokasi kebakaran membantu dan bahu membahu dalam menanggulangi bencana kebakaran lahan bersama personel gabungan di Tambang. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa kebakaran lahan dapat menimbulkan dampak yang sangat luas, tidak hanya terhadap kerusakan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial maupun perekonomian.

“Mari kita bersama-sama menjaga daerah kita agar terhindar dari kebakaran hutan dan lahan, karena kalau sudah terbakar begini semua sektor berdampak buruk dan merugikan kita semua” tegas Bupati Kampar Ahmad Yuzar yang juga ikut menurunkan alat berat untuk menembus lokasi yang susah dilewati kenderaan biasa.
Menurutnya, akibat kebakaran ini mulai menimbulkan kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Provinsi Riau, termasuk Kabupaten Kampar, sehingga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Selain itu juga merusak lingkungan, perekonomian, termasuk pendidikan. Karena itu, pencegahan harus kita utamakan,” ujar Ahmad Yuzar mengingatkan.

Perlu Penanganan Bersama

Penanganan Karhutla lanjutnya, tidak hanya dibebankan kepada pemerintah, TNI, Polri maupun tim pemadam kebakaran saja. Namun perlu peran masyarakat juga. Termasuk kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah munculnya titik-titik api baru.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan mengatakan, patroli udara terus dilakukan untuk memperoleh gambaran faktual mengenai kondisi Karhutla sekaligus memastikan seluruh proses penanganan di lapangan dapat berjalan cepat, tepat dan terkoordinasi.

“Melalui udara kita dapat melihat titik-titik api, tetapi yang terpenting adalah bagaimana informasi itu segera diterjemahkan menjadi tindakan di lapangan. Karena itu, kami turun langsung untuk memastikan seluruh sumber daya bergerak bersama,” kata Irjen Herry Heryawan.

Senada dengan itu, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo menyampaikan bahwa jajaran TNI terus memperkuat dukungan personel dalam penanganan Karhutla bersama Polri, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait. “Kami memastikan personel di lapangan tetap bekerja bersama dan saling mendukung. Kondisi seperti ini membutuhkan kekuatan terpadu. Tidak hanya TNI/Polri maupun instansi lainnya, tapi juga masyarakat untuk saling membantu,” ujar Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, sambil menambahkan personel TNI terus berada digaris terdepan menghadapi panas, asap dan medan yang berat. Karena itu kami hadir untuk memastikan mereka mendapat dukungan secara maksimal sampai api benar-benar padam,” tambahnya. (Hermansyah)

 

 

Check Also

Menteri LH Apresiasi Kebijakan Dekarbonisasi PTPN IV PalmCo

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi inisiatif sub holding PTPN …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *