Selasa , 26 Mei 2026

PLN Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Kelistrikan Andal

Jakarta–  PT PLN (Persero), sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mendukung program strategis Presiden Republik Indonesia dengan menyediakan pasokan listrik andal untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). PLN pastikan keandalan suplai listrik di 238 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di 31 provinsi, dengan total kebutuhan daya lebih dari 4 Megavolt Ampere (MVA).

Menteri BUMN, Erick Thohir, menegaskan bahwa perusahaan BUMN harus mengambil bagian dalam mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Presiden Prabowo telah menekankan pentingnya sinergi lintas sektor termasuk kontribusi aktif BUMN dalam program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan BUMN memiliki peran strategis sesuai bidangnya,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, Erick memastikan setiap BUMN, berperan aktif dalam mendukung visi Presiden Prabowo untuk mewujudkan generasi unggul yang sehat dan berdaya saing.

“Kami meminta PLN untuk menyiapkan infrastruktur listrik yang andal sebagai sumber energi bagi SPPG atau Dapur MBG, termasuk menjangkau desa-desa, guna memastikan kelancaran pelayanan program Makan Bergizi Gratis,” ungkap Erick.

Kementerian BUMN, bersama Badan Gizi Nasional, akan membentuk _Project Management Office_ (PMO) untuk mengkoordinasikan peran BUMN yang terlibat, sesuai dengan tugas, wilayah, dan kontribusinya masing-masing. Langkah ini bertujuan memperluas cakupan penerima manfaat program MBG.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa sebagai BUMN yang diberi mandat untuk menyediakan infrastruktur kelistrikan yang andal, PLN siap mendukung penuh pelaksanaan Program MBG yang sejalan dengan komitmen PLN terhadap prinsip _Environmental, Social, and Governance_ (ESG).

“Seluruh unit kami siap mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Seluruh petugas kami sudah memastikan keandalan listrik di setiap titik, baik itu di fasilitas produksi makanan bergizi, fasilitas penyimpanan hingga lokasi distribusi,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan bahwa proyeksi beban puncak nasional tertinggi sepanjang tahun 2025 mencapai 50,1 Gigawatt (GW) dengan daya mampu pasok sebesar 52,9 GW, sehingga kondisi sistem kelistrikan nasional masih sangat aman.

“PLN menjamin kebutuhan listrik di lokasi-lokasi SPPG atau Dapur MBG dapat terpenuhi dengan baik. Hal ini meliputi penyediaan infrastruktur kelistrikan, peningkatan kapasitas, hingga pemeliharaan jaringan listrik yang optimal,” pungkas Darmawan.

*Narahubung*
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

*Sekilas Tentang PLN*
_PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emissions (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia._
[29/1 18.09] saifulazimm: *Perayaan Tahun Baru Imlek 2025, PLN Siagakan Pasokan Listrik Andal dan Berkualitas di Riau dan Kepulauan Riau*

Pekanbaru, 29 Januari 2025 – Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2025, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau memastikan kesiapan pasokan dan infrastruktur kelistrikan bagi pelanggan di seluruh wilayah Riau dan Kepulauan Riau. Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, PLN menyiagakan pasokan listrik andal dan berkualitas serta 1.327 personel dengan peralatan lengkap untuk mendukung kelancaran perayaan bagi masyarakat yang merayakan Imlek.

General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Tonny Bellamy, menegaskan bahwa PLN telah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga keandalan listrik selama perayaan Imlek.

Saat ini beban puncak Provinsi Riau mencapai 1381 mega watt (MW) dengan daya mampu sebesar 1702 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 321 MW. Sedangkan Provinsi Kepulauan Riau dengan didukung sistem kelistrikan Batam–Bintan, kini memiliki beban puncak mencapai 171 MW dengan daya mampu sebesar 210 MW sehingga terdapat surplus juga mencapai 39 MW.

“Kami telah melakukan pemeliharaan preventif serta memastikan kesiapan seluruh infrastruktur kelistrikan agar pasokan listrik tetap andal selama perayaan Imlek. Selain itu, tim siaga juga disiagakan di 40 titik prioritas untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan,” ujar Tonny.

Sebagai langkah antisipatif, PLN UID Riau dan Kepulauan Riau juga telah meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan, guna memastikan kelancaran suplai listrik.

“Kami bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi optimal. Dengan koordinasi yang baik, kami berupaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang merayakan Imlek,” tambahnya.

Selain itu, pelanggan juga diimbau untuk segera melaporkan jika terdapat gangguan listrik melalui layanan pengaduan pada aplikasi PLN Mobile atau call center 123.

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile dalam mendapatkan layanan cepat dan responsif. Dengan dukungan masyarakat, kami yakin pasokan listrik selama perayaan Imlek dapat tetap terjaga dengan baik,” tutup Tonny.

PLN UID Riau dan Kepulauan Riau berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam menikmati momen perayaan Imlek 2025.

Check Also

BUMN Perkebunan Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Talenta Adaptif

Region Head PTPN IV Regional III Bambang Budi Santoso bersama Rektor Universitas Riau, Profesor Dr Sri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *