
Ketua DPD LPM Kota Pekanbaru Sarjoko (kiri) usai menerima penghargaan.
PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dalam mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melalui Ketua DPD LPM Kota Pekanbaru Sarjoko menerima penghargaan dari Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (DPP LPM) RI.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama Pemerintah Kota Pekanbaru dengan LPM di tingkat kecamatan dan kelurahan dalam mendorong partisipasi masyarakat serta memperkuat program pemberdayaan.
Penghargaan diserahkan Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Dolli Kurnia Tandjung dalam rangkaian HUT ke-26 LPM RI, pengukuhan Pengurus DPP LPM RI periode 2026–2031 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang digelar di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (7/8/2026).
Ketua DPD LPM Pekanbaru Sarjoko hadir bersama Ketua Harian Alizar serta jajaran pengurus DPD LPM Pekanbaru.
Sarjoko mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi jajaran LPM Pekanbaru untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, LPM memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat hingga tingkat kelurahan.
“Jadi penghargaan ini untuk keluarga besar LPM Pekanbaru. Karena yang hebat itu adalah seluruh pengurus LPM se-Kota Pekanbaru yang semakin kompak,” ujar Sarjoko.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya mengandalkan peran pemerintah. Partisipasi masyarakat dibutuhkan agar berbagai program pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
“LPM memiliki peran penting di tengah masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong penguatan kelembagaan dan peran LPM sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan,” katanya.
Perkuat Kelembagaan hingga Kelurahan
Upaya memperkuat peran LPM di Pekanbaru juga dilakukan melalui konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan.
Sarjoko menyebut proses musyawarah pemilihan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) LPM telah selesai dilaksanakan di 15 kecamatan dan 83 kelurahan se-Kota Pekanbaru.
Menurutnya, penguatan struktur organisasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan LPM dapat menjalankan fungsi pemberdayaan secara lebih optimal di tengah masyarakat.
LPM juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, mulai dari mengidentifikasi kebutuhan, mengusulkan program, menggerakkan swadaya masyarakat hingga mendukung pelaksanaan kegiatan dan gotong royong.
Kolaborasi tidak hanya dilakukan antara LPM dan pemerintah. Sinergi juga dibangun bersama berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, PKK dan Karang Taruna dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan pembangunan.
Sarjoko berharap penghargaan tingkat nasional tersebut tidak berhenti sebagai capaian seremonial, tetapi menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja LPM dalam membangun partisipasi masyarakat.
“Semangat gotong royong harus terus kita hidupkan. LPM harus hadir dan menjadi penggerak masyarakat agar pembangunan benar-benar menjadi gerakan bersama,” ujarnya. (kim/irg)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU