Rabu , 14 April 2021

Ini Dia, Hobi Baru Sejak Pandemi: Senang dengan Tanaman Hias

Ita, warga Pekanbaru yang punya hobi baru sejak pandemi Covid 19 yakni memelihara tanaman hias.

 

PEKANBARU, (Khabarmetro.com)-Tanaman hias menjadi populer semenjak pandemi _Coronavirus disease 2019 (COVID-19)_ melanda Indonesia. Dikarenakan keindahannya yang mampu menarik perhatian masyarakat. Hal ini membuat berbagai kalangan masyarakat menjadikan tanaman hias sebagai hobi mereka.

Tak sekadar hobi, tanaman hias juga diyakini memberikan dampak positif pada kesehatan fisik dan mental. Beberapa orang bahkan kerap berbicara pada tanaman untuk menghilangkan stres dan beban pikiran.

Seperti yang dilakoni salah seorang warga Kota Pekanbaru, bernama Ita. Ia menyulap halaman rumahnya penuh terisi berbagai jenis tanaman hias, seperti Aglonema, Monstera, Janda Bolong dan berbagai tanaman sejenis lainnya.

“Saya mulai memelihara tanaman hias ini belum lama, mungkin bisa dibilang saat pandemi ini saya baru mulai memeliharanya. Karena pada saat itu saya mempunyai banyak waktu luang, dan akhirnya saya memutuskan untuk memelihara tanaman hias,” ucap Ita, yang baru mulai mengembangkan kebun kecil di rumahnya, saat diwawancarai pada Jumat (15/1/2021).

Seperti diketahui, masing-masing tanaman hias yang dijual, harganya berbeda-beda. Tanaman hias yang bernama Janda Bolong, misalnya, harganya mulai dari Rp80 ribu hingga jutaan rupiah.

Beda lagi dengan tanaman hias bernama Aglonema, harganya mulai dari Rp150 ribu, dan bahkan bisa mencapai jutaan atau puluhan juta rupiah untuk satu pot yang rimbun. Walau dengan harganya yang selangit tanaman hias ini tetap saja banyak diminati bahkan diburu masyarakat, terutama para kolektor tanaman hias.

Menurut Ita lagi, hal ini dikarenakan setiap tanaman hias memiliki corak, bentuk, karakteristik, cara perawatan dan keindahan yang berbeda-beda, yang tentunya menarik banyak perhatian masyarakat.

“Saya lebih menyukai tanaman hias Aglonema, karena mudah merawatnya. Aglonema ini bisa hidup meski hanya dengan sinar matahari yang sedikit. Menurut saya merawat tanaman hias itu cukup mudah, yang penting kita harus telaten saja. Kalau yang biasa saya lakukan, seperti memerhatikan media tanam dan kadar air di tanaman tersebut. Terkadang saya juga memberikan vitamin B1 untuk menunjang pertumbuhannya” ujarnya.

Setiap orang memiliki selera yang berbeda-beda dalam memilih tanaman hias, sampai mereka rela mengeluarkan uang demi membeli tanaman hias yang mereka inginkan. Walaupun dengan mengeluarkan uang tetapi hal ini menjadi kesenangan oleh setiap orang, dan tentunya berdampak positif bagi dirinya maupun lingkungan disekitarnya. Semoga dampak positif dari kegiatan ini bisa terus berkembang selamanya, dan tidak hanya terjadi pada masa pandemi ini saja.

Berita kiriman Bima Khalik Mulyadi, Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Persada Bunda, Pekanbaru.

Check Also

Ekspedisi Seroja Hadirkan Secercah Tawa di Tengah Bencana

  WAINGAPU (Khabarmetro.com)–  Curah hujan tinggi dan badai siklon Seroja pada 6 April 2021 lalu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *