Senin , 2 Agustus 2021

Gubri Berterimakasih UNESCO Tetapkan Pantun Melayu Masuk WTB

PEKANBARU, (Khabarmetro.com)— Melaui sidang penetapan secara daring, Pantun berhasil diinkripsi ke dalam daftar Representatif Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan UNESCO, pada Kamis (17/12) lalu. Sidang penetapan itu berlangsung dengan tuan rumah negara Jamaica.

UNESCO menetapkan Pantun sebagai Representative List Indonesia bersama Malaysia. Dr. Pudentia dan Datuk Seri (DS) Al azhar mewakili ATL, selaku NGO Kebudayaan yang terakreditasi di UNESCO turut menghadiri sidang penetapan itu.

Gubernur Riau H Syamsuar mengungkapkan, terimakasih kepada UNESCO atas ditetapkan Pantun dalam daftar Representatif Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan UNESCO.

“Salam, Alhamdulillah, terimakasih UNESCO sudah mencatat dan menetapkan Pantun Melayu sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan Dunia. Terimakasih atas doa dari masyarakat Riau dan doa kita semua, sehingga Pantun masuk dalam Representative List Indonesia – Malaysia,” kata Gubernur Riau, Jumat (18/12).melalui pesan Whatsappnya.

Sebagaimana diketahui, Pantun diusulkan ke UNESCO oleh negara Indonesia dan Malaysia sejak tahun 2017. Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan telah melakukan banyak hal dalam upaya agar WBTB Pantun layak ditetapkan oleh UNESCO. Berbagai seminar, pameran, dan aktivitas terkait pantun di masyarakat senantiasa dilakukan secara intens.

Tentu saja peran ATL Riau yang diterajui DS Al azhar menjadi daya juang yang tinggi. Menurut Kadisbud Riau, Raja Yoserizal Zen, usaha mendemamkan pantun di masyarakat telah berlangsung sejak lama.

“Pemerintah Provinsi Riau bersama ATL Riau terus bergerak mendemamkan pantun di masyarakat. Usaha ini semakin bergeliat sejak tahun 2017 yang lalu. Alhamdulillah, di akhir tahun 2020 ini mendapatkan hasilnya,” ucap Raja Yose.

Raja Yose menambahkan, ketetapan ini tentu saja meletakkan pantun pada posisi yang semakin bermartabat. Dan rencana aksi terhadap pelestarian WBTB ini terbuka kepada seluruh warga dunia.

“Terimakasih kepada semua yang telah turut berjuang. Baik yang ada di Riau, Kepulauan Riau, Indonesia secara umum, serta negara Malaysia.” pungkasnya.(dre)

Check Also

BEBUAL SAMBIL NGOlah Pikiran yang ditajah oleh Kwarran Binawidya Pekanbaru

Pekanbaru (khabarmetro.com ) – Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Binawidya pada Jumat 30/07/2021 melalui Dewan Kerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *