Selasa , 18 Mei 2021

Bocah 3 Tahun Terseret di Saluran Air, Akhirnya Ditemukan

Korban, M Adli bocah 3 tahun yang terseret saluran air pada Sabtu lalu akhirnya ditemukan meninggal dunia di hari ke empat

 

BANGKINANG, (Khabarmetro.com)-– M. Adli, bocah 3 tahun yang menjadi korban terseret saluran air di Gg Ikhlas, Jalan Datuk Tabano pada Sabtu, 20 Maret 2021 lalu akhirnya ditemukan pada Selasa (23/3/2021) siang.

Korban, M Adli ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari keempat setelah hari kejadian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, Afruddin Amga, menjelaskan korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 12.20 WIB.

“Saat ini jenazah korban telah dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Amga.

Katanya, pencarian dilakukan tim gabungan hingga hari keempat. “Berkat pencarian yang maksimal dari kawan-kawan di lapangan, akhirnya korban berhasil kita temukan,” imbuh Amga.

Berdasarkan penuturan Amga, kronologis kejadian, pada Sabtu, tanggal 20 Maret 202, pukul 08.00 WIB BPBD menerima informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi peristiwa orang hanyut di RT 003, RW 004, Gg Ikhlas, Jalan Datuk Tabano.

Petugas SAR membopong jenazah korban saat sampai ke rumah duka

 

Kata Amga lagi, berdasarkan keterangan dari orang tua korban, pasca hujan lebat korban bermain air di depan rumah bersama adiknya didampingi oleh sang ibu. Selanjutnya ibu korban masuk ke rumah untuk memandikan anak yang paling kecil, sedangkan korban masih bermain di luar bersama adiknya.

Tidak lama berselang, lanjut Amga, ibu korban mendengar adiknya menangis kencang kemudian ia keluar dan melihat adik korban tinggal sendirian kemudian menanyakan “mana abang nak?” Adiknya tidak menjawab, ia hanya menunjuk ke arah saluran drainase yang berada tidak jauh dari rumah.

“Sang ibu mendekati saluran drainase dan hanya menemukan sandal korban. Selanjutnya ibu korban memberitahukan kepada masyarakat sekitar guna meminta tolong untuk pencarian korban,” tutur Amga. (naz)

Check Also

Ekspedisi Seroja Hadirkan Secercah Tawa di Tengah Bencana

  WAINGAPU (Khabarmetro.com)–  Curah hujan tinggi dan badai siklon Seroja pada 6 April 2021 lalu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *