Minggu , 26 Juni 2022

Awas! Rumbai dan Tampan Belum Bisa PTM

PEKANBARU (khabarmetro.com)– Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) bergulir pada Februari 2021 nanti. Rencananya pada pada minggu pertama Februari.

”Pembalajaran tatap muka hanya berlangsung di zona hijau dan kuning. Mayoritas kecamatan di Kota Pekanbaru masuk zona kuning,” ungkap Wali Kota usai rapat terkait rencana penerapan pembalaran tatap muka di sekolah, Senin (25/1). ”Ini sesuai hasil pemetaan dari Satgas bersama Dinas Kesehatan,” tambahnya.

Wali Kota mengaku, Standar Operasional Pelayanan (SOP) dalam proses belajar tatap muka juga sudah disusun. Adanya SOP agar penerapan belajar tatap muka sesuai protokol kesehatan.

Menurutnya, penyelenggaraan belajar tatap muka untuk gelombang pertama jumlah sekolahnya terbatas di wilayah zona kuning. Mereka menunda penerapan belajar tatap muka di zona oranye.
Wali Kota mengatakan, PTM digelar terbatas dan hanya sebagai penguatan pembelajaran sistem daring yang telah berlangsung sejak pandemi Covid-19.

Sementara, untuk kecamatan pada zona orange belum dapat melaksanakan sekolah tatap muka. Proses sekolah tatap muka yang bakal berlangsung berbasiskan kecamatan.
Ia mengungkapkan, Kecamatan Rumbai dan Tampan belum dapat melaksanakan proses PTM, karena masih berada di zona orange, atau tingkat resiko penyebaran sedang.

Pada PTM terbatas ini, peserta didik hanya melakukan pertemuan dengan guru dalam waktu tertentu, dan tidak sama dengan pembelajaran seperti biasanya. ”Saat pertemuan hanya beri tugas untuk pertemuan berikutnya, dan menyerahkan tugas. Kemudian membahas materi yang tak dapat diselesaikan dirumah,” terangnya.

Tim Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru nantinya bakal melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap peserta didik. Guru juga bakal mendapat pemeriksaan kesehatan. ”Terutama guru di usia rentan yakni di atas 50 tahun. Ini harus jadi perhatian kesehatannya,” terangnya.

Mereka yang prioritas belajar tatap muka yakni peserta didik tingkat akhir. Mereka adalah peserta didik kelas 6 dan kelas 9 atau kelas tiga SMP.

Mereka jadi prioritas karena bakal menjalani ujian akhir pada tahun 2021 ini. Peserta didik yang bersiap ujian akhir butuh belajar secara tatap muka. (rpg)

Check Also

Buntut Sengketa Lahan, Kelompok Tani Desa Dompas dan Batang Duku Tutup Aktifitas Perusahaan Sawit SDA

BUKIT BATU (khabarmetro.com)- Kelompok Tani Aliansi Desa Dompas bersama Kelompok Tani Batang Duku Kecamatan Bukit …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.