
Ketua Yayasan BTM Muhammad Rustam (kanan) menyerahkan bibit kepada Ketum IKBA MAN 1 Pekanbaru H Zulhendri.
PEKANBARU – Kepedulian terhadap lingkungan mewarnai Reuni Akbar Ikatan Keluarga Besar Alumni (IKBA) MAN 1 Pekanbaru di GOR Tribuana, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Ahad (11/10/2026).
Yayasan Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM) menyerahkan 300 bibit pohon dan tanaman buah-buahan untuk dibagikan kepada alumni sebagai upaya mendorong gerakan penghijauan di Riau.
Kegiatan yang dihadiri hampir 1.000 alumni lintas angkatan, mulai 1980-an hingga 2024–2025, ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi.
Pembagian bibit menjadi ajakan agar kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan melalui aksi nyata, dimulai dari rumah dan lingkungan masing-masing.
Ketua Yayasan BTM, Muhammad Rustam, bersama bendahara yayasan menyerahkan bibit secara simbolis kepada Ketua Umum IKBA MAN 1 Pekanbaru, H Zulhendri, dan Ketua Panitia Reuni, H Samsuriya M Hasyim. Bibit kemudian diserahkan kepada pihak sekolah dan perwakilan alumni.
Di penghujung acara, para alumni serentak mengambil bibit yang telah disusun di depan panggung untuk dibawa pulang. Aksi tersebut menjadi simbol komitmen bersama menanam dan merawat pohon demi menjaga kelestarian alam.

Rustam mengatakan, gerakan penanaman pohon merupakan program unggulan Yayasan BTM untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Satu pohon yang kita tanam bisa menyelamatkan banyak nyawa manusia. Jaga alam, maka alam akan menjaga kita,” ujarnya.
Menurutnya, penghijauan membutuhkan keterlibatan semua pihak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ketua Umum IKBA H Zulhendri menyampaikan terima kasih atas dukungan Yayasan BTM. Ia menegaskan kesiapan IKBA untuk bersama-sama mengampanyekan kepedulian lingkungan. Apresiasi serupa disampaikan Ketua Panitia Reuni, H Samsuriya M Hasyim.
Gerakan ini menjadi relevan bagi Riau, yang masyarakatnya berharap kualitas lingkungan terus terjaga dan persoalan asap segera berakhir. Penanaman pohon memang bukan satu-satunya solusi atas persoalan lingkungan dan kebakaran hutan serta lahan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya kolektif menjaga tutupan hijau dan meningkatkan kesadaran ekologis.
Melalui 300 bibit tersebut, Yayasan BTM dan IKBA MAN 1 Pekanbaru mengajak alumni menjadikan penghijauan sebagai gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. (uli/irg)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU