Kamis , 7 Mei 2026

UAS Serahkan Insentif Guru Tahfiz di Rohil, Kadis PMD Riau Djoko: Dinas PMD Tidak Tahu Kegiatan Itu

Ustadz Abdul Somad (UAS) saat menyerahkan simbolis dana insentif guru Tahfiz di Rokan Hilir, didampingi H Abdul Wahid.

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Foto Tuan Guru Prof H Ustadz Abdul Somad LC MA (UAS), beredar luas di media sosial. Di dalam foto itu, ada juga nampak ikut bersama, Bakal Calon Gubri dari PDIP dan PKB H Abdul Wahid.

Dari simbolis yang diserahkan UAS nampak bacaan: “Insentif Guru Tahfiz dari Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Riau tahun 2024”. Bantuan ini diterima oleh pihak penerima, di tempat acara.

Jumlah dana yang diserahkan UAS sebesar Rp24 juta, yang diperuntukkan bagi guru tahifz di Kepenghuluan Pasir Putih Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Juga tercantum jelas logo Pemprov Riau di bagian kiri atas “mock up“.

Anehnya, pihak Dinas Pemerintah Desa, Dukcapil Riau (PMD) sebagai penyedia dana bantuan atau satker terkait, mengaku, tidak tahu ada kegiatan tersebut. Apalagi penyerahan simbolis ini dilakukan pula oleh UAS yang didampingi oleh Bakal Calon Gubri H Abdul Wahid.

“Tak tahu PMD Riau kegiatan tersebut,” kata Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Riau, Djoko Edy Imhar singkat, ketika dikonfirmasi perihal foto yang beredar tersebut, Ahad siang (18/8/2024).

Menurutnya, memang ada alokasi anggaran dari PMD Riau untuk honor guru Tahfiz di Riau, bentuknya BKK tahun anggaran 2024.

Dana ini pun, tegas Djoko, disahkan sewaktu Gubri masih dijabat oleh Drs H Syamsuar MSi. Karena pembinaan pesantren dan guru-guru Tahfiz di Riau menjadi program utama dari Gubri sebelumnya.

“Ada dana BKK itu dialokasikan oleh PMD Riau sebesar Rp48 juta. Tapi, kami tidak tahu penyerahan oleh UAS yang di Rohil itu. Kalau begini, sudah diserahkan, berarti masih ada dana itu sekitar Rp24 juta lagi,” jelas Djoko.

Dana ini, lanjut Djoko, biasanya diperuntukkan buat honor pada guru Tahfiz di daerah-daerah yang memang perlu dibantu.

“Masing-masing guru Tahfiz itu akan mendapat honor Rp2 juta. Inilah program yang disiapkan oleh Pemprov Riau semasa Pak Syamsuar menjadi gubernur. Dinas PMD akan menyerahkan data ke BPKAD, dan dilakukan verifikasi, baru nanti Bank Riau yang menyalurkan dana itu,” beber Djoko memberi penjelasan.

Djoko juga menegaskan, bahwa saat penyerahan simbolis oleh UAS yang didampingi H Abdul Wahid itu, tidak ada sama sekali nampak utusan atau perwakilan dari Dinas PMD Riau. Apa lagi Pj Gubri yang paling berhak untuk menyerahkan dana itu. (Km1/irg)

Check Also

Pelayanan Maksimal Jamaah Disabilitas Kloter 3 BTH, Zulkarnain: Hadirkan Kenyamanan dan Kekhusyukan Beribadah

Dr H Zulkarnain Umar sedang di tanah suci, bersama para jamaah yang diberi layanan. MAKKAH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *