Minggu , 27 September 2026

Sesekali Bolehlah: Pengalaman Seruput Oriental Kopi di KLCC, Kopi (tak) Biasa

Segelas kopi O (hot) di Kedai Kopitiam Oriental Kopi, KLCC Kuala Lumpur, Malaysia.

BERKUNJUNG ke Suria KLCC atau lebih akrab disebut menara kembar petronas, belum lengkap kalau tidak duduk ngopi di Kedai Kopitiam.

Loh, memang ada kopitiam di menara KLCC yang menjulang tinggi itu?

Kopitiam seperti apa pula dibuka di tempat se-terkenal itu. Pastilah kita menyangka ngopi atau makan di sini, semua mahal-mahal.

Berkat media sosial (medos) tiktok yang viral, akhirnya saya dan istri pun sampai di sini, Ahad pagi (27/9/2026).

Beginilah, kalau penyuka kopi sedang lagi mau ngopi. Yok, kita ke sana.

Dari lantai dasar KLCC, pintu masuk dari pintu utama. Di situ ada petugas jaga, boleh bertanya. Ramah dan tak pelit kasi informasi.

“Izin bertanya. Oriental Kopi, dimana?,” tanya saya.

Petugas langsung beri aba-aba dengan acungan 4 jari. “Ada di lantai 4,” katanya, sambil menunjukkannya ke kami.

Lalu, kami naik eskalator ke lantai 4 KLCC. Dan, dari lantai 3, pun sudah terlihat Oriental Kopi.

Begitu tiba, ternyata sudah ramai sekali yang antre mau sarapan. Jam di tangan menunjukkan pukul 10.27 waktu Malaysia –jam 09.27 wib.

Karena kami sudah sarapan, jadi malas antre. Lalu, kami berkeliling saja dulu, sambil cuci mata.

Beberapa menit berselang, antrean pun tak lagi ramai. Saya pun ikut antre. Dan, akhirnya bisa memesan minuman.

Tentulah yang dipesan, kopi khas Oriental Kopi. Saya mau buktikan, apa iya enak atau enak sekali.

Harga 1 gelas kopi, mahal gak ya?

Ternyata harganya standar saja. Dibilang mahal, gak terlalu. Dibilang murah, ya rasanya untuk segelas kopi di sini: pas lah, dan gak terlalu mahal.

Yang bikin senang, kami tidak perlu terlalu lama antre. Ada 1 meja kosong.

Beberapa menit menunggu, segelas kopi pun diantar ke meja.

Pelan-pelan diaduk: Orietal Kipi O (hot). Kental sekali kopinya. Warnanya betul-betul hitam, dan aroma kopinya: hmmmm, bikin selera ngopi saya bertambah.

Saya coba dengan sendok, sebab masih panas. Rasanya, ternyata sangat enak.

Ini, pengalaman pertama saya seruput Oriental Kopi di KLCC, Malaysia. Sesekali bolehla.

Ngopi (tak) biasa. Kapan-kapan kita kesini lagi. **

(khairul amri)

Check Also

Makam Leluhur Kebun Lubuk Dalam Ditetapkan Sebagai HCV, Komitmen PalmCo Jaga Fisik dan Nilai Sejarah

  Pekanbaru (khabarmetro.com) Pemakaman yang diyakini sebagai tempat peristirahatan dayang-dayang Raja Siak di areal Kebun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *