Senin , 20 April 2026

Sandar di Pelabuhan Pelindo Regional 1, Pelaku UMKM Berterima Kasih Dilibatkan Sambut Kedatangan Kapal Pesiar MV Star Voyager

Wisatawan mancanegara nampak sedang menawar oleh-oleh saat turun dari kapal pesiar MV Star Voyager.

KUALA TANJUNG (Khabarmetro.com) – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kuala Tanjung menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk ikut menyambut kedatangan kapal pesiar MV Star Voyager yang bersandar di Pelabuhan Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung, untuk kali kedua, Minggu (1/6/2025).

Sekitar 20 UMKM lokal diberikan ruang untuk menampilkan dan memasarkan produk unggulan mereka kepada para wisatawan mancanegara yang turun dari kapal pesiar tersebut. Produk-produk yang ditampilkan meliputi kerajinan tangan, kuliner khas daerah, serta produk lain olahan penduduk setempat.

“Ini merupakan pengalaman berharga bagi kami. Tidak hanya bisa memperkenalkan produk ke wisatawan asing, tetapi juga membuka peluang pasar baru dan meningkatkan kepercayaan diri pelaku UMKM lokal,” ujar Eka, salah seorang pelaku UMKM pengrajin tenun songket khas Batubara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara pemerintah daerah, pihak pelabuhan, dan sektor pariwisata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor maritim dan pariwisata. Keterlibatan UMKM menjadi langkah nyata dalam mengintegrasikan sektor ekonomi rakyat dalam program kunjungan kapal pesiar internasional.

“Kami berharap ke depan kegiatan serupa bisa terus berlanjut, sehingga UMKM kita bisa terus berkembang dan menjadi bagian dari wajah daerah yang dapat membanggakan di mata dunia,” tambah Eka.

MV Star Voyager, kapal pesiar berbendera Bahamas dengan kapasitas lebih dari 3.293 penumpang dan kru yang berasal dari 17 Negara, menjadikan Kuala Tanjung sebagai salah satu destinasi perhentian dalam pelayaran keliling Asia Tenggara.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempromosikan potensi lokal dan memperkuat citra Kuala Tanjung sebagai gerbang wisata maritim Sumatera Utara dan Indonesia. (rls/irg)

Check Also

SMK Sawit dan Kehutanan Pertama di Pekanbaru Hadir, Jawaban Kebutuhan SDM Perkebunan Riau

  DR Muhammad Syafii, SPd MPd. PEKANBARU (khabarmetro.com)– Provinsi Riau dikenal sebagai salah satu daerah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *