Rabu , 16 September 2026

Riau Pos Kini [1]

OPINI

Oleh: Khairul Amri*

INI, adalah tulisan pembuka.

Saya pernah bekerja di Riau Pos selama 20 tahun: sejak 2001-2021.

Saya mulai bekerja di Riau Pos dari jenjang karir paling bawah, yakni: calon reporter, reporter, reporter senior, asisten redaktur, redaktur, penanngung jawab rubrikasi, koordinator liputan, wakil pemimpin redaksi, pemimpin redaksi, wakil general manager (GM), general manager (GM), direktur dan komisaris.

Nah, setiap bertemu, banyak yang bertanya kepada saya: Riau Pos masih ada?

Itulah salah satu alasan, mengapa saya menuliskan tulisan ini.

Paling tidak, tulisan saya bisa menjawab tanya dan rasa penasaran, siapa saja yang pernah bertanya kepada saya.

Apalagi, pembaca “fanatik” Riau Pos. Umumnya, usia mereka sudah di atas kepala empat. Bahkan ada yang sudah 60 tahun. Lebih pun banyak. Dan, mereka ini adalah pembaca setia Riau Pos, dulunya.

Apa yang terjadi di Riau Pos sekarang?

Apa masalah yang menimpa Riau Pos, sehingga viral beritanya kemana-mana?

Siapa sebenarnya sekarang yang menjadi pimpinan-pimpinan di Riau Pos?

Kenapa muncul masalah-masalah di Riau Pos?

Bagaimana nasib karyawan dan eks karyawan Riau pos, sekarang?

Apakah nama Riau, masih suwai dilekatkan untuk nama media Riau Pos, sekarang dan kedepan?

Dan, akan banyak lagi tanya dan tanya terkait Riau Pos yang akan saya tulis di tulisan-tulisan ini.

Tentu, tulisan ini: saya buat dengan versi saya. Pasti akan banyak yang protes. Ya, saya terima — jika nanti ada. Karena yang namanya opini (berpendapat), adalah hak pribadi saya, yang saya tuangkan ke dalam tulisan. Ada yang suka. Ada yang tidak suka. Itu biasa saja.

Sebagai awal tulisan ini, seperti judul: Riau Pos Kini, tak sama lagi dengan Riau Pos dulu.

Riau Pos Kini banyak orang-orang baru. Manajemen baru. Dan, gaya memimpinnya pun baru. Kebijakan baru. Pola-pola dan kultur kerja yang dibangun dan dijalankan juga baru semua. Walau, ada beberapa karyawan lama, tapi mereka tak bisa “berkutik”. Mereka hanya mengikuti dan patuh pada apa kata Manajemen baru. Ya, intinya: Riau Pos Kini, adalah Riau Pos rasa baru.

Selamat membaca.

Semoga tulisan ini akan jadi pengingat, pelepas tanya dan bukti bahwa Riau Pos dulu pernah jaya. Jadi kebanggaan masyarakat Riau.

Tapi itu: dulu. ** (bersambung)

*) Khairul Amri, adalah eks karyawan Riau Pos yang sedang berjuang menuntut haknya. Pernah bekerja di Riau Pos selama 20 tahun.

Check Also

Hakim Cecar Ahmad Dardiri soal Dasar Pemeriksaan Laporan Keuangan Riau Pos, Saksi Serahkan SK Penugasan Jawa Pos

Dua saksi dari JPU yang dihadirkan dalam sidang lanjutan di PN Pekanbaru sedang disumpah sebelum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *