Selasa , 28 April 2026

Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia ke BPSPL Denpasar: Dapat Paparan Potensi Perikanan Kelautan dan Wisata Bahari

 

Suasana pertemuan Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia di Kantor BPSPL Kota Denpasar.

BALI (Khabarmetro.com)- Begitu sampai di Bali, Ahad sore (14/7/2025), Presiden Bangsa Laut Sedunia PRj. Haryono Maha Seri Bijawangsa dan rombongan langsung berkunjung ke kantor Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Didampingi oleh staf dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang juga dosen Poltek Kelautan dan Perikanan Karawang R. Moh. Ismail, rombongan diterima dengan baik. Cuaca sudah mulai gelap. Tapi suasana di kantor itu, menyambut kedatangan Presiden PRj. Haryono dan rombongan masih ramai. Pertemuan dilaksanakan di lantai 2 kantor itu.

Kepala BPSPL Denpasar Getreda M Hehanussa SPi MSi, yang belum lama menjabat turut hadir. Sejumlah pegawai/staf turut mendampingi. Presiden PRj. Haryono dan Prof Jaswar Koto duduk didepan, sedangkan rombongan lain duduk di depan.

Di kesempatan ini, Presiden PRj. Haryono memperkenalkan diri. Termasuk dikenalkan semua tim dan rombongan yang ikut mendampingi. Ia juga berterima kasih atas keramahan dan penyambutan dari pihak BPSPL Denpasar.

Dijelaskan Haryono, Bangsa Laut Sedunia ini ada di beberapa negara, antara lain Indonesia, semenanjung Malaysia, Thailand, Singapura dan Austria.

“Sangat penting bagi kami ke sini (BPSPL, red) agar bisa mendapat informasi mengenai potensi perikanan dan laut. Bagi kami, kekayaan di laut akan dimanfaatkan untuk kehidupan yang lebih layak, termasuk soal pengelolaan kekayaan laut,” jelas PRj. Haryono.

Sementara itu, Kepala BPSPL Denpasar Getreda M Hehanussa menjalankan tupoksinya. Salah satu yang utama adalah sosialisasi tentang perlunya menjaga kelestarian laut dan perikanan. Juga melakukan beberapa aksi nyata, seperti aksi bersih pantai dan laut dari sampah plastik.

Begitu juga dengan potensi pariwisata. Salah satu yang banyak menarik perhatian wisatawan di Bali, adalah potensi pantai dan ikan. Makanya, laut di Bali harus dipelihara dengan baik sehingga potensi tersebut bisa terus terpelihara.

Prof Jaswar Koto, salah seorang tim dalam rombongan ini, secara tegas menyebutkan agar potensi perikanan dan kelautan di negeri ini bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraaan. Terutama kata Prof Jaswar, Bangsa Orang Laut atau suku laut yang hidup di pinggir-pinggir pantai atau nelayan yang sehari-hari melaut.

“Saya ingat betul di daratan, misalnya di Kuansing atau Rokan Hulu. Dulu itu, masyarkat disana sangat miskin. Tapi sekarang, dengan adanya sawit, mereka bisa sejahtera. Nah, kita berharap potensi perikanan dan kelautan ini juga bisa dimaksimalkan pengelolaannya untuk kesejahteraan masyarakat di pesisir,” kata Prof Jaswar.

Seperti di kampung Presiden Bangsa Orang Laut Sedunia PRj. Haryono, di Concong, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Menurut Prof Jaswar, kondisi di sana sangat perlu menjadi perhatian.

“Kita berharap, dari sekarang dikelola. Melibatkan masyarakat di sana. Sehingga lima tahun kedepan mereka bisa juga hidup sejahtera. Kesehatan mereka juga bisa lebih baik dari sekarang. Kalau sekarang disana banyak pompong buat tangkap ikan, lima tahun kedepan bisa berubah. Di sana akan banyak kapal-kapal modern. Sebab mereka sudah sejahtera,” ujar Prof Jaswar memberi ilustrasi konkret.

Merespon ini, Kepala BPSPL Getreda M Hehanussa sangat tertarik dan merespon positif. Kata dia, niat baik seperti itu tentu disambut baik. BPSPL Denpasar akan turut membantu dan mendukung, sesuai dengan tupoksinya.

Ia pun sangat yakin, jika langkah baik ini direspon pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, tentu akan menjadi program nasional.

“BPSPL bekerja sesuai tupoksi dan rencana kerja yang sudah ada. Jika KKP RI menyiapkan program-program, kami siap mendukung dan melaksanakan,” kata Getreda.

Pertemuan ini ditutup dengan foto bersama, dilanjutkan makan malam dan diskusi ringan. Rombongan yang beranggotakan 10 orang tim, di antaranya Asst. Prof. PRj. Haryono Maha Seri Bijawangsa, Prof. Jaswar Koto, dr. Medrison, MH dan DMS. Elisa Susanti, A.Md. keb. ini nampak senang. (Km1/irg)

Check Also

Riau Darurat Narkoba, Toni Werdiansyah: Kampanye Bersama, Sikat Sampai ke Akar-akarnya

Toni Werdiansyah (kanan) saat mengikuti acara bersama Kapolda Riau & Pangdam XIX/ TT. PEKANBARU (Khabarmetro.com) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *