Kamis , 7 Mei 2026

Pondok Pesantren Al-Faruqi Perkenalkan Pembelajaran “Artificial Intelligence” (AI) untuk Santriwati SMP dan SMK

Suasana asri di Pondok Pesantren Al-Faruqi saat dilaksanakan upacara bendera. 

KUBANG RAYA (Khabarmetro.com) – Pondok Pesantren Al-Faruqi, di Kubang Raya, Kabupaten Kampar, mengambil langkah progresif dengan memperkenalkan pembelajaran Artificial Intelligence (AI) kepada para santri tingkat SMP dan SMK.

Program ini menjadi salah satu inovasi pendidikan teknologi di lingkungan pesantren yang mengintegrasikan kecakapan digital dengan nilai-nilai ke-Islaman.

Santri tidak hanya dibekali ilmu agama, tetapi juga keterampilan abad ke-21 seperti machine learning, data science, hingga AI ethics dalam perspektif Islam.

“Kami ingin membuktikan bahwa pesantren tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi. Justru kami ingin melahirkan generasi santri yang melek digital dan mampu bersaing secara global, namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam,” ujar Dr. H. Umar Faruq, M.Pd., Ketua Yayasan Islam Al-Afkar, kemarin (7/8/2025).

Menurut Prof. Dr. Eng Jaswar Koto, President of the Ocean and Auerospace Research Institute (OCARI), yang jadi mentor langsung, pembelajaran AI ini dilakukan secara bertahap melalui kurikulum integratif yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan dan kemampuan santri.

Materi yang diajarkan meliputi pengenalan dasar AI, logika pemrograman, hingga penggunaan alat bantu AI dalam kehidupan sehari-hari dan kewirausahaan digital dalam pengelolaan kantin sekolah, keuangan santriwati, dan peternakan kambing Fathur Farm.

Manfaat dari AI ini juga dirasakan oleh tenaga pendidik (ustadz/ah), santriwati, dan orang tua secara langsung. karna dengan adanya teknologi AI ini bisa memberikan hasil nyata dari kegiatan pembelajaran santriwati.

Selain pembelajaran deep learning juga pembelajaran yang menyenangkan. hal ini bisa memotivasi santriwati dalam belajar dan tidak gagap dalam teknologi. hal ini mengakibatkan santriwati rajin membaca, menulis, dan tidak malas berpikir. mereka akan terbiasa dengan berpikir secara kritis.

Secara praktisnya, lanjut Prof Jaswar, AI ini merupakan suatu metode yang mampu memindahkan atau memerintahkan kecerdasan seorang guru dalam pembelajaran yang adaptif sehingga santriwati dapat menerima pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan siswa masing-masing.

Secara cerdas AI akan memberikan Real Assessment terhadap seluruh santri dalam aktivitas proses pembelajaran. Sehingga akan berdampak positif pada kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Pendidikan yang berbasis Pondok atau Boarding School akan memudahkan wali santri untuk melihat akktivitas anak-anak mereka melalui aplikasi ini. sehingga orang tua akan gampang memantau kemajuan belajar dan keuangan dari anak-anak mereka.

Hal ini tentu memberikan deskripsi yang jelas tentang anak-anak mereka sehingga meraka merasa mudah untuk memantau dan mengontrol dari tempat mereka masing-masing walaupun tidak bertemu langsung dengan santriwati.

Program ini juga didukung oleh kolaborasi dengan praktisi teknologi, akademisi dari Universitas Insan Cita Indonesia, Dr. Jahrizal dan Dr. M.Dalil dari Universitas Riau, Dr. Nicholas Renaldo dari Universitas Pelita Indonesia, dan komunitas AI lokal untuk memberikan pelatihan, mentoring, dan akses sumber daya teknologi yang relevan. Menurut Survey Pendidikan yang berbasis AI ini belum banyak diterapkan dalam Pendidkan yang ada di Indonesia.

Langkah Pondok Pesantren Al-Faruqi untuk mengenalkan pendidikan berbasis AI ini sebagai sebagai langkah awal dalam Pendidikan yang ada di Indononesia. Sejalan dengan kurikulum Deep Learning dan transformasi digital pendidikan nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Selain itu, inisiatif ini menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak SDM unggul yang tidak hanya religius, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Kami berharap para santri dapat menjadi agen perubahan yang membawa manfaat, tidak hanya untuk pesantren, tetapi juga masyarakat luas, melalui pemanfaatan teknologi yang bijak dan bertanggung jawab,” tambah Prof. Dr. Jaswar Koto.

Dengan pendekatan ini, Pondok Pesantren Al-Faruqi membuka jalan bagi model pendidikan pesantren masa depan yang inklusif, inovatif, dan inspiratif. Marilah kita sambut era baru pendidikan berbasis AI dengan optimisme dan kesiapan untuk mengintegrasikan teknologi ini dengan dunia pendidkan.

Tentang Pondok Pesantren Al-Faruqi

Pondok Pesantren Al-Faruqi merupakan lembaga pendidikan Islam yang menaungi jenjang SMP dan SMK, berkomitmen untuk membentuk karakter santri yang religius, berilmu, dan mandiri.

Dengan mengintegrasikan kurikulum agama dan umum, kini Al-Faruqi juga mengambil langkah untuk memasukkan teknologi dan kecerdasan buatan dalam sistem pendidikannya. (rls/irg)

Check Also

Pelayanan Maksimal Jamaah Disabilitas Kloter 3 BTH, Zulkarnain: Hadirkan Kenyamanan dan Kekhusyukan Beribadah

Dr H Zulkarnain Umar sedang di tanah suci, bersama para jamaah yang diberi layanan. MAKKAH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *