Senin , 2 Agustus 2021

Perkelahian Dipangkalan Pisang Tidak Terkait Politik

SIAK (Khabarmetro.com)– Ternyata perkelahian dua pemuda Rio Anggara dengan Yudi, sehingga penyebabkan pelipis Yudi luka berdarah , tidak ada kaitannya dengan politik.

Sebagaimana diceritakan Yudi di Polsek Koto Gasib, siang itu, tepatnya Senin (19/10) dia hendak memesan kayu. Di perjalanan dia bertemu dengan Rio anggara.

Hubungan kami memang sedang kurang baik, ada permasalahan pribadi di antara kami berdua. Jadi saat bertemu itu, kami adu mulut, berujung pada perkelahian,” jelas Yudi.

Karena pelipis luka, usai berkelahi, menurut Yudi dia langsung ke Polsek Koto Gasib. Jadi dia tidak tahu menahu masalah pemberitaan yang mengait-ngaitkan dengan politik.

“Saya tidak ada wawancara atau ditanya siapapun. Sesampai di Polsek, kami didamaikan dan saat ini permaslahannya sudah selesai. Kami sudah sudah berdamai,” jelas Yudi.

Sementara menurut Rio Anggara, saat dia dan Yudi berkelahi, Yudi tidak melakukan perlawanan.

“Hal itu yang membuat wajahnya luka. Dia terjatuh,”

Saat ini menurut Rio yang berdiri di samping Yudi, permasahan keduanya sudah selesai.

Kami sudah baikan. Kami kembali berteman. Kami tidak berpolitik. Berita yang mengatakan kami berkelahi karena politik itu hoaks,” ungkap keduanya bersamaan.

Selanjutnya Yudi dan Rio bersalaman. Dan bersedia difoto sebagai bukti bahwa mereka benar-benar sudah tidak ada masalah.

Sementara Kapolsek Koto Gasib Ipda Suryawan membenarkan hal itu. Menurutnya kasus itu murni urusan pribadi yang berujung pada perkelahian. Tidak ada kaitannya dengan politik.

“Jadi saya memastikan keduanya berkelahi karena urusan pribadi bukan karena politik,” jelas Kapolsek Suryawan.(fen) ppg

Check Also

BEBUAL SAMBIL NGOlah Pikiran yang ditajah oleh Kwarran Binawidya Pekanbaru

Pekanbaru (khabarmetro.com ) – Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Binawidya pada Jumat 30/07/2021 melalui Dewan Kerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *