Kamis , 7 Mei 2026

Massa FAP-TEKAL Kembali Unjuk Rasa di Depan PT Pertamina RU II Dumai, Buntut Rumah Eks Karyawan Disegel

Massa FAP-TEKAL berorasi saat unjuk rasa di depan gerbang Perumahan Karyawan PT KPI RU II Dumai.

DUMAI (Khabarmetro.com) – Massa dari Forum Aksi Peduli Tenaga Kerja Lokal (FAP-TEKAL), kembali berunjuk rasa di depan kilang PT Pertamina Indonesia RU II, Jalan Putri Tujuh, Kota Dumai, Rabu (9/7/ 2025).

Aksi ini buntut dari penyegelan rumah eks karyawan Andi Setiawan, pada Jumat kemarin (4/7/2025).

Pantauan khabarmetro.com di lokasi, puluhan massa ini menggelar aksi di depan pintu gerbang akses keluar masuk karyawan Pertamina, di Jalan Putri Tujuh seberang SPBU Pertamina Dumai.

Selain berorasi, massa juga membentangkan spanduk berisikan tuntutan, bertuliskan; “Kepada pihak Pertamina harus menjalankan proses PHK terhadap Andi Setiawan sesuai dengan UU No 2 tahun 2004 tentang PPHI. Memintak PT KPI Dumai menghormati proses hukum yang saat ini masih berjalan. Jika PT KPI tidak menghormati proses hukum, massa aksi akan memblokir Gate 1 dan 2.”

“Saya kecewa tindakan arogansi pihak perusahan PT KPI Dumai, Jumat lalu. Hukum berpihak kepada mereka. Saya mintak surat PPHI kepada KPI Dumai. Mereka tidak memberikan. Saya sangat menyesalkan ini. Saya sudah mengikuti proses pengadilan yang ada, dan istri beserta anak saya menjadi tertekan dengan sikap arogan pihak PT KPI,” teriak Andi Setiawan, dalam orasinya.

“Saya tidak henti-hentinya melakukan pembelaan hukum, dan kami akan terus melakukan aksi sampai persoalan ini selesai,” tegas Ismunandar, Ketua FAP-TEKAL pula.

Dan, untuk mengamankan aksi unjuk rasa ini, ratusan petugas keamanan baik dari kepolisian dan petugas pengamanan PT KPI nampak disiakan. Malah tak sebanding jumlah petugas keamanan dengan jumlah massa aksi ini.

Massa buruh ini melanjutkan aksi di depan perumahan PT KPI di kawasan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, yang berjarak tempuh sekitar 10 menit dari PT KPI RU II di area kota.

Massa aksi buruh, berjalan beriringan mengunakan, kendaraan bermotor dan mobil menuju pintu gerbang komplek karyawan PT KPI Dumai, berjalan tertib dan damai, tidak mengganggu aktivitas kendaraan lainya.

Tak berselang lama saat tiba di pintu gerbang komplek PT KPI dumai, Ismunandar langsung menggelar orasi.

“Kami mintak kepada pihak PT KPI Dumai jangan ada yang mengkotak-kotakkan, atas penyegelan rumah Andi Setiawan. Harusnya pihak KPI menahan diri untuk mengeksekusi rumah Andi Setiawan. Aksi kami ini tidak ada intervensi dari manapun,” tegasnya.

Arus lalulintas pintu gerbang komplek sempat sedikit macet. Namun, pihak petugas keamanan kepolisian kota Dumai cepat tanggap.

Dan, setelah melakukan orasi di depan pintu masuk komplek PT KPI RU II Dumai, akhirnya massa pun membubarkan diri dengan tertib. (san/irg)

Check Also

Pelayanan Maksimal Jamaah Disabilitas Kloter 3 BTH, Zulkarnain: Hadirkan Kenyamanan dan Kekhusyukan Beribadah

Dr H Zulkarnain Umar sedang di tanah suci, bersama para jamaah yang diberi layanan. MAKKAH …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *