IDA Difitnah Anti Tahsin di Payung Sekaki

PEKANBARU- Luar biasa tapi itulah kenyataannya. Sesuai dengan hasil survey beberapa waktu lalu, pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ida Yulita Susanti – Kharisman Risanda (IDAMAN) nomor urut 3 mendapatkan suara terbesar di Pilkada Kota Pekanbaru. Kanvasing yang dilakukan beberapa TPS, baik pertengahan kota maupun di pinggir kota Pekanbaru menunjukkan, walaupun tidak signifikan namun pasangan ÌDAMAN selalu unggul.
Pendataan yang dilakukan Tim SIOMPU Kampar yang dilakukan Kecamatan Marpoyan Damai, Payung Sekaki dan Kecamatan Rumbai menyebutkan kemenangan IDAMAN ini bukan mengada-ngada tetapi realita di lapangan. yang mana tim melakukan kanvasing atau berjumpa langsung dengan masyarakat calon pemilih di suatu TPS dengan mendata dan dengan indikator pilihannya untuk Pilkada Pekanbaru dan menanyakan alasan memilihnya terhadap ke lima Paslon yang bertarung Pilkada Pekanbaru.
Kanvasing terhadap TPS ini sudah mewakili refresentasi Kota Pekanbaru, yaitu TPS berada di Tengah Kota yakni TPS 02 Kelurahan Tengah Marpoyan Damai. Dekat Bandar kota TPS 13 Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki dan TPS berada di pinggir yaKni TPS 02, 12 dan TPS 15 Kelurahan Tirta Siak dan beberapa TPS di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai.
Seperti TPS 2 Tangkerang Tengah, dari 76 calon pemilih yang didata, Idaman menang telak di sini dengan angka 54 suara, pasangan Bertuah (Uun-Ade ) 6 suara, pasangan Paten 0, Pasangan Intan 0 dan Pasangan AMAN sebanyak 8 suara dan sisanya 6 mennyatakan ragu ragu.
“Ini real, kami melakukan pendataan dan menemuai calon pemilih disni satu per satu yang ada di rumah waktu itu,” papar Edy, salah seorang pendata kepada wartawan.
Sementara itu di TPS 02 Kelurahan Tirta Siak Kecamatan Payung Sekaki yang mendata 50 responden memilih IDAMAN 20, Aman 26 , Uun-Ade 4 dan Intan 0. Kemudian TPS 12 IDAMAN 7, AMAN 19, belum tentukan pilihan 24. Di TPS 15 ini IDAMAN meraih 17 suara, AMAN 13 suara, Uun 1 dan belum tentukan pilihan 19.
Iful salah seorang tim kanvasing mengatakan, pasangan wako Idaman pernah kampanye dan sempat tinggi pemilihnya daerah tu, tetapi diam dian ada pihak tertentu menyrbar fitnah sengaja buat issu dengan menjelek-jelekan bahwa Calon Walikota Ida Yulita sangat anti ngaji Tahsin. Padahal jelas Cawako Ida seorang santriwati. “Inilah fungsinya tim. Langsung kita lurus akhirnya orang kembali menjatuhkan pilihan ke IDAMAN ,” papar Iful. (aby)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU