Senin , 18 Mei 2026

Dinamika Politik Riau Memanas, Ketua BTM Muhammad Rustam: Masyarakat Agar Tetap Kritis dan Tidak Terjebak Hoaks

Ketua BTM Muhammad Rustam.

PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Di tengah menghangatnya situasi politik di Riau terkait berbagai isu yang menyeret nama sejumlah pejabat daerah, termasuk mencuatnya dugaan keterlibatan Plt Gubernur Riau dalam pusaran persoalan yang dikaitkan dengan Abdul Wahid, Ketua Barisan Tappar Marsipagodangan, Muhammad Rustam, mengimbau masyarakat agar tetap tenang, kritis, dan tidak mudah terprovokasi oleh arus informasi yang belum terverifikasi.

Menurutnya, situasi politik yang sedang gonjang-ganjing hari ini harus menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran politik serta memperkuat literasi digital di tengah derasnya penyebaran informasi di media sosial.

“Riau hari ini sedang menghadapi situasi politik yang sensitif. Banyak informasi beredar begitu cepat tanpa kejelasan sumber dan fakta yang utuh. Masyarakat jangan langsung percaya sebelum ada penjelasan resmi dan proses hukum yang jelas,” ujar Muhammad Rustam dalam keterangannya.

Ia menegaskan, bahwa demokrasi yang sehat tidak boleh dibangun di atas fitnah, propaganda, maupun penggiringan opini liar yang dapat memecah persatuan masyarakat. Semua pihak diminta menghormati asas praduga tak bersalah serta menyerahkan seluruh proses kepada mekanisme hukum yang berlaku.

M Rustam, Ketua BTM juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dan mahasiswa sebagai garda terdepan dalam menjaga ruang publik tetap sehat. Menurutnya, mahasiswa harus hadir sebagai kekuatan moral yang mampu memberikan edukasi politik kepada masyarakat, bukan justru ikut memperkeruh keadaan dengan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Mahasiswa dan pemuda harus menjadi pencerah di tengah situasi hari ini. Politik jangan hanya dijadikan alat perebutan kekuasaan, tetapi juga ruang pendidikan bagi masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya demokrasi yang sehat dan berintegritas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhammad Rustam mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh daerah, organisasi kepemudaan, hingga pemerintah untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan kondusivitas Riau agar tidak terpecah akibat konflik politik yang berkepanjangan.

Ia menilai perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, apabila masyarakat mudah terhasut oleh isu-isu liar tanpa dasar yang jelas, maka hal tersebut justru dapat merusak persatuan dan menciptakan keresahan sosial di tengah masyarakat.

“Riau membutuhkan masyarakat yang cerdas secara politik, mampu berpikir objektif, dan tidak mudah diadu domba. Jangan sampai kepentingan politik sesaat mengorbankan persatuan dan ketenangan daerah yang kita cintai bersama,” tutupnya. (irg)

Check Also

Said Aldi Al Idrus Sebut Partai Golkar Kini Dipimpin Kader Terbaik, Pemuda Remaja Masjid: Ayo Merapat!

Said Aldi Al Idrus (paling kanan) saat Rapimnas BKPRMI di Jakarta, Jumat lalu. JAKARTA (Khabarmetro.com) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *