
Ketua Umum DPP ISKINDO M Riza Damanik.
JAKARTA (Khabarmetro.com) – Menjelang pelaksanaan Kongres IV Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (ISKINDO), Ketua Umum ISKINDO Riza Damanik menegaskan pentingnya memperkuat peran ilmu pengetahuan dalam menentukan arah pembangunan kelautan Indonesia.
Riza menyebutkan, keberadaan ISKINDO hingga saat ini merupakan capaian penting. “Ketika organisasi tersebut pertama kali dibentuk, terdapat kekhawatiran bahwa keberlangsungannya mungkin hanya bertahan dalam waktu singkat. Namun, perjalanan waktu menunjukkan bahwa ISKINDO tetap eksis, solid, dan terus menjadi ruang berhimpun para sarjana kelautan Indonesia,” ucapnya, Sabtu (12/9/2029).
“Kalau ada dulu yang memperkirakan ketika awal Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia itu diluncurkan, dikira usianya hanya bisa bertahan satu dua tahun saja. Tapi paling tidak kita bisa katakan hingga hari ini organisasi ini tetap utuh, tetap solid, dan insyaallah akan terus berjalan,” tambah Riza
Menjelang Kongres IV ISKINDO, Riza berharap organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah silaturahmi para sarjana kelautan, tetapi berkembang sebagai ruang konsolidasi pengetahuan dan gagasan untuk pembangunan nasional.
Menurutnya, tantangan Indonesia ke depan semakin kompleks. Ketahanan pangan, perubahan iklim, kesejahteraan masyarakat pesisir, pengelolaan sumber daya alam, teknologi kelautan, hingga daya saing ekonomi membutuhkan keterlibatan para ahli dan sarjana kelautan secara lebih strategis.
Karena itu, kongres diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan gagasan yang dapat menjawab kebutuhan Indonesia dalam jangka panjang.
ISKINDO, kata Riza, memiliki modal penting berupa jejaring alumni dan sarjana kelautan yang tersebar di berbagai sektor. Sebagian berada di pemerintahan, kampus, lembaga riset, dunia usaha, organisasi masyarakat sipil, maupun lembaga lainnya.
Modal tersebut, menurutnya, perlu dikonsolidasikan menjadi kekuatan pengetahuan yang mampu memberi arah bagi pembangunan kelautan Indonesia.
Harapan Riza terhadap ISKINDO menjelang kongres bertumpu pada satu gagasan utama: organisasi profesi harus mampu menjembatani pengetahuan dengan kebijakan dan kebijakan dengan perubahan nyata di masyarakat.
Dengan cara itu, keberadaan ISKINDO tidak berhenti pada usia dan keberlanjutan organisasi, tetapi menjadi bagian dari ikhtiar panjang untuk memastikan laut Indonesia dikelola secara berkelanjutan, berbasis ilmu pengetahuan, berkeadilan, dan memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat pesisir serta bangsa Indonesia. (web/irg)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU