
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyerahkan penghargaan.
PEKANBARU – Kelurahan Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, meraih juara III Lomba Kebersihan Tingkat Kelurahan se-Kota Pekanbaru yang digelar Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK).
Juara I diraih Kelurahan Rintis, Kecamatan Limapuluh, sedangkan juara II diraih Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki. Ketiganya dinilai mampu menjaga lingkungan dari tumpukan sampah sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kebersihan.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru Reza Aulia Putra mengatakan, lomba tersebut berbeda dengan penilaian kebersihan di tingkat Lembaga Pengelola Sampah (LPS). Penilaian kali ini menitikberatkan pada kepedulian dan keterlibatan kelurahan dalam menjaga kebersihan wilayahnya.
“Yang kami nilai bukan hanya LPS, tetapi bagaimana lurah turut berpartisipasi aktif terhadap lingkungannya,” ujar Reza, Kamis (20/8/2026).
Sejumlah indikator menjadi dasar penilaian, antara lain pemilahan sampah organik dan anorganik, larangan membakar sampah, keberadaan titik tumpukan sampah ilegal serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah bersama LPS.
Selain menetapkan tiga kelurahan terbaik, DLHK menetapkan Kelurahan Palas, Binawidya dan Umban Sari dalam pembinaan. Tim penilai masih menemukan tumpukan sampah di sejumlah titik serta praktik pembakaran sampah di wilayah tersebut.
Reza berharap lomba kebersihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, hasil penilaian menjadi bagian dari evaluasi kinerja kelurahan, terutama dalam menjaga kebersihan dan membangun kolaborasi dengan masyarakat serta LPS.
“Yang kita lihat bukan besar kecilnya hadiah, tetapi keseriusan lurah terhadap kebersihan lingkungannya,” tegasnya.
Penghargaan bagi tiga kelurahan terbaik diserahkan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Senin (17/8/2026). Para pemenang memperoleh piagam penghargaan dan hadiah berupa mesin potong rumput.
Sementara itu, Lurah Kampung Bandar Ugrah Ditio Ramadhan mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan itu tidak terlepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat.
“Kami sangat bersyukur bisa meraih juara III. Namun tujuan akhirnya bukan hanya penghargaan, melainkan bagaimana membangun masyarakat Pekanbaru yang sehat, kuat dan produktif,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihak kelurahan akan terus mengajak seluruh elemen masyarakat membudayakan pola hidup bersih dan sehat.
Bagi Pemko Pekanbaru, lomba kebersihan tersebut diharapkan menjadi pemicu agar kepedulian terhadap lingkungan tumbuh dari tingkat kelurahan. Kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi lurah, LPS dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.(kim/irg)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU