Senin , 22 Juni 2026

Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno Apresiasi Inovasi Siswa MAN 5 Kampar Kuntu, Ubah Minyak Jelantah Jadi Biodiesel

Advertorial DPRD Kampar 

Eko Sutrisno saat menyaksikan para siswa MAN 5 Desa Kuntu, Kampar Kiri mengolah minyak jelantah menjadi Biodiesel 100.

KAMPAR KIRI (Khabarmetro.com) – Siswa MAN 5 Kampar di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, berhasil mengolah minyak jelantah menjadi Biodiesel 100.

Atas keberhasilan itu, anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, mengapresiasi inovasi siswa MAN 5 Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, yang berhasil mengolah minyak jelantah menjadi Biodiesel 100.

Apresiasi tersebut disampaikan Eko Sutrisno saat menghadiri kegiatan praktik dan pemaparan hasil riset siswa MAN 5 Kuntu pada Senin (18/5/2026).

Meski dilakukan di ruang kelas sederhana, para siswa mampu menunjukkan kreativitas dan kemampuan riset dalam menciptakan energi alternatif ramah lingkungan.

Alhamdulillah, kreativitas dan riset dari anak-anak kita di MAN 5 Kuntu, Kampar Kiri, patut kita berikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Eko Sutrisno, Rabu (20/5/2026), menyampaikan kekagumannya kepada kreativitas para siswa.

Menurutnya, inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel merupakan langkah positif yang perlu mendapat perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah.

Ia berharap, hasil riset tersebut dapat terus dikembangkan sehingga mampu menjadi solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan dan energi di masa mendatang.

“Sebagai wakil masyarakat, kami berharap pemerintah dapat mendukung pengembangan riset mereka supaya nantinya bisa menjadi solusi terhadap tantangan yang ada saat ini,” tambahnya.

Eko juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan terhadap kreativitas dan inovasi para siswa.

“Kami mengajak semua pihak untuk memberikan support system terhadap inovasi anak-anak kita ini,” tegasnya.

Selain itu, Eko mengungkapkan dirinya telah berkoordinasi dengan pihak Politeknik Kampar guna membantu pengembangan hasil inovasi siswa MAN 5 Kuntu tersebut.

Tak hanya itu, ia juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM agar inovasi tersebut dapat memperoleh perlindungan hak cipta.

“Saya juga sudah mengkoordinasikan dengan pihak Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM untuk membantu hasil inovasi siswa MAN 5 Kuntu ini memperoleh hak cipta,” ungkapnya. (Adv)

Check Also

Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah: Pekerja Menderita, Negara Rugi Miliaran Rupiah

  Kebun Cot Girek PTPN IV Regional 6, yang kerap di okupasi paksa dan dijarah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *