
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama istri, saat acara di LAMR.
PEKANBARU (Khabarmetro.com) – Polda Riau di bawah kepemimpinan Irjen Herry Heryawan mendapat apresiasi tinggi dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) atas kontribusinya dalam melestarikan dan memperkuat budaya Melayu.
LAMR bahkan memberi julukan khusus kepada Irjen Herry Heryawan sebagai “Kapolda Budaya” karena kemampuannya mengintegrasikan nilai-nilai budaya Melayu ke dalam program-program kepolisian.
Ketua Umum Dewan Pengurus Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyatakan bahwa penghargaan ini diberikan karena Irjen Herry Heryawan tidak hanya menjalankan tugas keamanan, tetapi juga memuliakan warisan leluhur masyarakat Melayu.
Sejak awal menjabat sebagai Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan telah menunjukkan komitmennya dengan merenovasi makam Marhum Pekan, pendiri Kota Pekanbaru.
Program unggulan JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) juga menjadi bukti nyata bagaimana Polda Riau hadir secara langsung di tengah masyarakat pesisir sungai, yang merupakan pusat kehidupan budaya Melayu.
Dengan menyusuri jalur-jalur air yang menjadi nadi kehidupan orang Melayu, program ini tidak hanya memberikan pelayanan keamanan dan sosial, tetapi juga memperkuat keterikatan antara polisi dan masyarakat dalam bingkai adat.
Julukan “Kapolda Budaya” ini adalah pengakuan bahwa Irjen Herry Heryawan mampu menjadikan budaya Melayu sebagai ruh dari pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning.
Polda Riau telah menjadi teladan, bahwa menjaga keamanan dan merawat budaya adalah dua tugas yang tidak terpisahkan. (rls/irg)
khabarmetro.com SELALU ADA KABAR BARU