Rabu , 27 Oktober 2021

Trotoar Siak Riverside Sudah Cantik, Camat Senapelan Minta Kerja Sama Masyarakat

Camat Senapelan Kota Pekanbaru Norpendike.

 

PEKANBARU (Khabarmetro.com)- Kawan kota lama, Senapelan, di tepian Sungai Siak persis di bawah Jembatan Siak 1 hingga Siak 3 sudah mulai cantik. Kawasan yang diberi label: Siak Riverside ini, bisa jadi salah satu destinasi wisata Kota Pekanbaru.

Camat Senapelan Norpendike kepada Media ini, Ahad (8/8/2021) menyebutkan, ini adalah bagian dari program Kotaku (kota tanpa kumuh) Perkim dari Kementerian PUPR. Sekarang, perubahan drastis bisa dilihat di kawasan ini. Sepanjang tepian sungai sudah asri dan nyaman.

Salah satu yang dibenahi adalah trotoar dan kawasan santai di tepi sungai Siak. Di sini sudah rapi, dan nampak setiap petang banyak warga yang menghabiskan waktu di sini. Selain menikmati udara petang, juga bisa melihat pemandangan indah, matahari tenggelam (sunset).

Untuk itu, mestinya kawasan ini benar-benar dijaga keasrian dan keindahannnya. “Memang ada juga yang masih berjualan di trotoar yang baru dibangun itu. Kita sudah sosialisasikan, agar pedagang tidak lagi berjualan disitu. Kami sangat berharap bantuan, partisipasi dan kerja sama masyarakat agar kawasan ini tetap asri dan nyaman sebagai kawasan wisata,” kata Norpendike.

Untuk penertiban, Camat Senapelan mengaku, sudah sempat Tim yustisi turun ke lokasi. Cara awal ini tentu persuasif. Selalu diingatkan dan diingatkan. Tapi, jika masih membandel tentu nanti Satpol PP akan turun untuk menertibkan.

“Ada pola 775 dari Satpol PP. Jadi, 7 hari sosialisasi awal. Lanjut 7 hari kedua sosialisasi lanjut. Dan, jika tidak juga bisa tertib, maka 5 hari berikutnya penertiban. Kami sangat berharap kesadaran semua masyarakat, agar nanti tidak ribut-ribut lagi saat ditertibkan,” harap Norpendike.

Lalu kemana para pedagang ini mesti berjualan? Kata Camat, sudah direlokasi ke bawah jembatan Siak 1. Tidak ada lagi yang berjualan di trotoar sepanjang tepian sungai Siak itu.

“Bersama lurah, RT dan RW kami sudah juga mendata para pedagang. Kami sudah punya datanya. Kalau pedagang baru, ini yang tidak bisa ditolerir dan harus ditertibkan,” ujar Norpendike lagi. (km1)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *