Sabtu , 23 Oktober 2021

Tim Juri Kemenparekraf Kunjungi Desa Binaan UNRI

Tim Juri bersama Tokoh adat dan masyarakat

 

KUANSING (Khabarmetro.com)– Dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan lomba pendampingan desa wisata antar perguruan tinggi di Indonesia. Kementerian telah berkerja sama dengan perguruan tinggi dengan memberikan pelatihan kepada dosen untuk mengembangkan desa wisata. LPPM Universitas Riau melalui Pusat Studi Pariwisata dan Industri Kreatif (Puspaindra) bersama tim pengabdian program desa binaan mengajukan Desa Koto Sentajo untuk mengikuti even ini. Koto Sentajo sebagai Desa binaan Universitas Riau telah lolos ke-20 besar dari 107 perguruan tinggi se-Indonesia. Sehingga Desa Koto Sentajo Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuantan Singingi divisitasi untuk dilakukan penilaian langsung oleh tim juri dari Kemenparekraf.

Sebelum melakukan penilaian, tim juri dijamu makan siang bersama Asisten III Bupati Kuansing, Camat Koto Sentajo Raya, tokoh adat, perangkat desa, dosen pendamping di salah satu rumah adat Kenegrian Koto Sentajo Minggu (15/11/2020). Kepala Desa Koto Sentajo saat setelah jamuan memberikan kata sambutan bahwa Desa Koto Sentajo memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata karena memiliki 27 rumah adat yang masih terawat dan masjid usang yang memiliki nilai sejarah. Selain itu ada hutan lindung yang dimiliki oleh masyarakat yang masih tetap asri dan terjaga. “Kami mengharap Desa Koto Sentajo dapat memengangkan perlombaan ini, paling tidak lima besar” ujar Heprianto selaku Kepala desa.

Assisten III Bupat Kuansing juga menambahkan bahwa masyarakat kenegerian Koto Sentajo harus tetap merawat tradisi budaya yang ada agar dapat memperkuat wisata di Kabupaten Kuansing. “Kami sangat berterimakasih kepada dosen pendamping dari Universitas Riau yang melakukan pengabdian di desa ini. Semoga kegiatan ini bisa dilanjutkan sehingga desa ini bisa lebih maju dan bisa menajdi desa wisata” ungkap Agus Mandar.

Tim juri yang ditugaskan oleh Kemenparekraf untuk melakukan penilaian ini yaitu Dr. Diana Simanjuntak dan Dr. Asep Parantika. Selaku tim juri, keduanya langsung memberikan penilaian dengan cara mewawancarai pimpinan desa terkait, pengelola homstay, Pokdarwis, dan tentu saja dosen pendamping dari Universitas Riau. Kegiatan ini dilakukan untuk memvierifikasi laporan yang sudah dibuat tim pendamping dengan langsung mewawancarai dan mengobservasi objek-objek daya tarik wisata yang ada di desa ini.

Tim Dosen Pendamping bersama Datuk

Selaku tim Juri Diana juga memberikan pemahaman kepada pengelola desa wisata untuk tetap terus meningkatkan kualitas pelayanan guna mendukung desa wiata yang layak dikunjungi. “Kita harus merawat tradisi budaya kita untuk memperkuat wisata budaya kita. Kalau desa ini menang maka kita akan memberikan penghargaan berupa uang kepada desa yang lolos enam besar, sedangkan untuk universitas yang mendampingi kita juga akan memberikan penghargaan, tapi sertifikat saja.” ungkap Diana Selaku Tim Juri.

Kegiatan visitasi ini merupakan rangkaian penilaian terhadap kegiatan pendampingan yang telah dilakukan tim dosen di bawah LPPM Universitas Riau. Koordinator Puspaindra LPPM Universitas Riau, Dr. Yasir. M.Si, ditemani anggota tim pendamping Yohanne Firzal, PhD, Andri Sulistyani, S.S., M.Sc., dan Chelsy Yeshica, S.Sos., M.Ikom, mengantar langsung tim juri ini ke desa.

Tim Juri, Assiten III Bupat Kuansing, Camat Sentajo Raya dijamu makan bersama

 

“Dosen memiliki kewajiban mengajar, meneliti dan mengabdi. Pengabdian kepada masyarakat tentu saja harus terjun ke masayarakat terutama ke desa-desa. Potensi kedepan adalah bagaimana mengembangkan desa wisata. Keberhasilan pembangunan desa wisata sangat tergantung kepada kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat dan dosen melalui pengabdian kepada masyarakat” ujar Yasir. (rls)

Check Also

Plh Kadis Pertanian dan Perikanan Pekanbaru Buka Pelatihan Budidaya Ikan Sistem Bioflock

Plh Kadis Peetanian dan  Perikanan Pekanbaru drh H M Firdaus menyampaikan kata sambutan. PEKANBARU (khabarmetro.com)- …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *