Sabtu , 18 September 2021

Tim Abdimas LPPM Unri dan Mahasiswa Kukerta Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Ikan Lele

 

Alternatif Pendapatan saat Pandemi Covid, Dipusatkan di Tangkerang Utara

Tim Abdimas LPPM Unri dan mahasiswa Kukerta bersama Lurah dan Ketua PKK Kelurahan Tangkerang Utara, serta ibu-ibu PKK yang ikut pelatihan, Kamis (12/8/2021).

 

PEKANBARU (Khabarnetro.com)- Di Kelurahan Tangkerang Utara, Kota Pekanbaru banyak ditemukan pembudidaya ikan lele. Kelurahan Tangkerang Utara merupakan suatu kelurahan di wilayah Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Kelurahan ini berdiri pada 1993, terdiri dari 16 RW dan 62 RT. Kelurahan Tangkerang Utara memiliki luas wilayah ± 435, dengan jumlah penduduk sebanyak 22.480 jiwa atau 6.129 KK.

Permasalahan yang teridentifikasi di kelurahan ini adalah, pada saat-saat tertentu pembudidaya melakukan panen secara serentak, sehingga ikan ini di pasaran jauh melebihi permintaan konsumen. Ini menyebabkan harganya jadi sangat murah, dan pembudidaya ikan mengalami kerugian yang cukup besar.

Disamping itu, dampak dari pandemi Covid-19 yang berlangsung hampir 2 tahun menyebabkan terjadinya penurunan pendapatan pembudidaya ikan.

Melihat problematika di atas, Tim Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian (Abdimas LPPM) Unri yang diketuai Dr Dra Iesje Lukistyowati MS, dan beranggotakan Dr Ir Niken Ayu Pamukas MSi, Dr Ir Adelina MSi, Dr Ir Mulyadi MPhil dan Dr Indra Suharman SPi, MSc, bersama 50 orang mahasiswa Kukerta Terintegrasi Kelurahan Tangkerang Utara, memberikan pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Hasil Budidaya Ikan Lele.

Seperti diketahui, program ini memiliki gagasan untuk membangun keterampilan dan keahlian dalam pengolahan makanan yang memiliki kandungan gizi tinggi dari hasil panen ikan lele yang cukup melimpah.

Kegiatan ini, kata ketua tim, diharapkan menjadi solusi alternatif untuk mengatasi panen lele yang berlimpah dan penurunan pendapatan akibat pandemi yang berkepanjangan, sehingga bisa menjadi tambahan pendapatan bagi pembudidaya ikan lele di kelurahan tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan, Kamis (12/8/2021). Pada kegiatan ini, tim dosen mendampingi ibu-ibu istri pembudidaya ikan, yang tergabung dalam kelompok PKK Kelurahan Tangkerang Utara. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka yang diselenggarakan di aula masjid Nurul Hijrah, Jalan Gelugur Tangkerang Utara yang terbuka. Meski dilaksanakan secara tatap muka kegiatan yang berlangsung tetap dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Dijelaskan anggota tim, kegiatan dibuka oleh MC dan doa dari mahasiswa Kukerta. Lalu diikuti kata sambutan Lurah Tangkerang Utara Zulken SPd dan Ketua PKK Kelurahan Tangkerang Utara Nova Lusyana SPd.

Zulken dan Nova menyambut baik pelatihan tersebut. Menurutnya, pembinaan diversifikasi produk olahan ikan lele adalah salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas produk tersebut, serta dinilai dapat memajukan UMKM di Kelurahan Tangkerang Utara kedepannya.

Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Tim Abdimas LPPM Unri, dibantu mahasiswa Kukerta, tentang bahan-bahan dan peralatan yang digunakan dan proses pembuatan kerupuk amplang dan nugget ikan lele.

Kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan kerupuk amplang dan nugget ikan lele yang didampingi langsung oleh Dr Dra Iesje Lukistyowati MS. Ibu-ibu peserta sangat antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung. Ini terlihat dari respon mereka ketika diajak turun langsung untuk praktik membuat kerupuk amplang dan nuget ikan lele tersebut.

Termasuk juga memberikan pertanyaan mengenai proses pembuatan kerupuk ikan lele agar berhasil. Pada kegiatan ini juga diajarkan mengenai pengemasan hasil olahan secara menarik, sehingga bisa dipasarkan di pasar swalayan dan secara online.

Agar kegiatan ini tetap berlanjut di masa yang akan datang, Tim Abdimas LPPM Unri menyerahkan seluruh peralatan yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut, seperti: food processor, hand mixer, sealear V.TEC 200 mm, kompor dua tungku beserta selangnya, tabung gas 3 kg, dandang kukusan, wajan penggorengan, loyang cetakan kepada Ketua PKK Nova Lusyana. (km1/rls)

Check Also

Pemkab Inhu Permudah  Transaksi Melalui Aplikasi “Bela Pengadaan”

Bupati : Pemerintah Perlu Memberikan Kesempatan Pada Pelaku Usaha Mikro Kecil    INHU (Khabarmetro.com)– Untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *