Sabtu , 18 September 2021

Tanpa Bantuan Dana dari Pemerintah, Atlet NPC Kepulauan Meranti  Harumkan Nama Daerah

Tiga Atlet NPC Kepulauan Meranti Sabet 4 Mendali

 

MERANTI (Khabarmetro.com) – Sebanyak 3 atlet berpotensi dari National Paralympic Comitee (NPC) Kabupaten Kepulauan Meranti menyabet 4 medali dalam ajang Seleksi Daerah (Selekda) NPC Provinsi Riau tahun 2021.

Mereka diantaranya Sarihon Ritonga Atlet Badminton kategori Wilchair meraih 1 medali emas, Andika Atlet Badminton kategori SL3 meraih 1 perak, dan Abdul Hakim Atlet Catur meraih 2 perunggu.

Ajang seleksi ini dilaksanakan NPC Riau di Pekanbaru dalam kurun waktu satu hari, pada 24 Juli 2021. Diikuti 12 kabupaten kota se Riau.

Dengan hasil torehan 4 medali tersebut, Plt Ketua NPC Kabupaten Kepulauan Meranti Rahmat Santoso mengaku bangga. Menurutnya upaya ini berkat kerja keras atlet yang berkompetisi dengan kabupaten lain.

“Alhamdulillah kita bisa mendapatkan medali, walaupun tidak banyak. Tapi semua atlet mendapatkannya. Ini menunjukkan atlet kita di Meranti sangat berpotensi ketika mengikuti ajang seleksi saat diadu dengan kabupaten lain,” kata Rahmat.

Meski hanya diturunkan sebanyak 3 atlet dalam ajang itu, Rahmat tak menampik jika Meranti mempunyai bibit atlet difabel unggulan lainnya. Hanya saja saat ini belum saja terpantau semuanya oleh pihaknya di seluruh penjuru wilayah Kepulauan Meranti.

“Kita sebenarnya memiliki atlet difabel unggulan lainnya di Meranti. Cuma belum terlihat. Harapannya memang jika ada atlet berpotensi lainnya akan kita bina. Ini kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kualitas hidup dalam berolahraga,” tuturnya.

Tak hanya atlet, Rahmat juga mengungkapkan soal belum ada kucuran anggaran dari pemerintah daerah (pemda) untuk NPC dalam melakukan pembinaan atlet. Bahkan saat mengirim atlet untuk mengikuti Training Center (TC) hingga ajang seleksi di Provinsi, pihaknya melakukan secara mandiri.

“Sampai sekarang belum ada anggaran dari pemda Kepulauan Meranti. Kemaren sudah kita usulkan, hanya sampai saat ini belum juga kunjung cair. Terpaksa kita nombok pakai dana sendiri dulu untuk membiayai atlet, itupun semampunya. Saya berharap pemda bisa memperhatikan kondisi kita, sebab kita disini tetap membawa harum nama daerah, bukan pribadi,” terang Rahmat.

Apalagi dalam waktu dekat ini, akan ada ajang Peparnas XVI di Papua pada November 2021. Ia mengaku usai menjalani Selekda tersebut, atlet Meranti berpotensi ikut bertandang dalam iven nasional itu dengan membawa nama Provinsi Riau.

“Ini kesempatan besar bagi kita bisa langsung berkompetisi di iven nasional. Usai Selekda ini, atlet akan terus digembleng dan diasah kemampuannya. Sebab provinsi akan mengambil atlet peraih medali emas dan perak dari tiap kabupaten dengan raihan prestasi yang bagus. Mudahan atlet kita terpilih dan bisa ikut bertanding,” jelas Rahmat lagi. (km6)

Check Also

WOW…MAXI HADIR DI MAL SKA

PEKANBARU (khabarmetro.com)– Suzuki terus berinovasi. Kali ini Main Dealer PT Alfa Scorpii melaksanakan “Pameran Sadis …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *