Rabu , 27 Oktober 2021

Setelah Hampir Satu Tahun, ke Bioskop Lagi

 

Laporan: Khairul Amri, Batam
amrik4551@gmail.com

 

SEJAK pandemi virus Corona, seingat saya: 16 Maret 2020. Efektif sudah jarang sekali nonton di bioskop. Pernah juga sesekali, tapi tak lagi sesering waktu kondisi normal.

Malah, sejak usai Idul Fitri 1441 H, Mei dan Juni 2020, bukan tak mau nonton di bioskop. Tapi bioskopnya yang sudah ditutup. Semua bioskop di Pekanbaru tidak lagi beroperasi.

Bukan hanya bioskop yang tutup. Mal pun tutup. Sekolah juga seperti itu. Tiga bulan jelang akhir 2020, pun kondisi belum sepenuhnya normal. Ekonomi melambat. Banyak juga usaha yang gulung tikar. Anak-anak sudah tidak sekolah, tapi mereka diwajibkan belajar dari rumah dengan sistem daring (dalam jaringan, red).

Barulah, beberapa waktu lalu. Saya dapat info dari teman: di Batam sudah buka. “Kemarin saya sempat juga nonton di salah satu bioskop di Batam,” kata teman itu. Kami baru saja kenal. Dia kebetulan ada urusan kerja kantor juga ke Pekanbaru. Sebelum ke Pekanbaru dia singgah juga di Batam.

Nah, kebetulan pula saya ada tugas kantor ke Batam. Berangkat dari Pekanbaru, Rabu (24/2/2021) dan rencananya akan berada di Batam hingga Kamis (25/2/2021). Jumat (26/2/2021) rute saya lanjutkan ke Tembilahan. Juga untuk urusan kantor di negeri seribu parit itu.

Rasa penasaran saya terjawab. Kebetulan pas tiba di Batam, siang. Jelang sore, jadwal tugas kantor belum ada, karena baru besok pagi akan dikerjakan. Akhirnya saya pergi ke salah satu mal di Batam. Tak ada tujuan lain ke mal: memastikan apa betul bioskop sudah dibuka. Sebab di Pekanbaru, belum.

Senang juga, hehehe. Setelah hampir 1 tahun, saya ke bioskop lagi. Awalnya tak yakin. Tapi begitu sampai di depan bioskop, saya sudah bisa tahu: bioskop di mal ini sudah dibuka.

Di sini, protokol kesehatan ternyata ketat sekali. Biasanya di pintu masuk cuma ada satu petugas. Sekarang dijaga dua orang. Kalau biasanya pintu keluar bioskop terbuka saja. Sekarang pintu masuk dan keluar ditutup, pun dijaga ketat.

Tapi, saya yakin saja bisa nonton. Petugas meminta saya untuk scan barcode di samping pintu masuk. Sambil saya lihat ke dalam, kok sepi sekali bioskop ini. Tapi saya tak peduli. Saya harus buktikan, bisa nonton hari ini.

Setelah scan barcode via aplikasi Google, muncul link web di layar ponsel. Petugas memandu saya mengisi form di android. Barulah ketika ada balasan konformasi, oke, saya diberi izin masuk. Wajib memakai masker. Saya langsung ke meja pelayanan tiket/karcis bioskop.

Di meja karcis hanya ada satu petugas. Mbak berseragam dongker itu memakai masker hitam. Ia juga memakai face shield. Sehingga hampir menutup seluruh wajahnya. Yang kelihatan cuma kening sama matanya. Kebetulan Mbak-nya tidak berjilbab, rambutnya di-konde ke atas, khasnya bagian karcis di bioskop itu.

“Sudah bisa nonton, ya ternyata di Batam.” Saya memulai percakapan. Dari matanya, terlihat Mbak ini tersenyum. Ia cuma bilang, “sudah bisa, Pak. Sudah lama,” kata dia. Tapi, diakuinya kalau hari-hari biasa, bukan week-end, penonton tidak ramai.

“Sejak kapan?,” tanya saya lagi.

“Sudah sejak bulan November 2020,” jawabnya. Saya lihat lagi, Mbak ini sepertinya tersenyum. Ia mungkin heran juga, kok saya tidak tahu informasinya.

Karena di Pekanbaru, seingat saya, sejak Oktober ke November 2020 lalu, memang sudah sempat ramai informasi beredar: bioskop akan dibuka. Tapi, itu tidak jadi. Bahkan sampai sekarang pun hiburan bioskop, baik di mal maupun tempat lain, sama sekali belum dibuka. Belum juga dapat kepastian, kapan bioskop-bioskop di Pekanbaru akan mulai beroperasi.

Salah seorang mitra kerja saya, kebetulan General ia adalah seorang Manager (GM) di salah mal di Pekanbaru. Setiap kali saya tanya: kapan bioskop dibuka? Jawabnya selalu saja, belum pasti. Harapan dia, segera dibuka. Tapi katanya, tetap menunggu kebijakan dan kepastian dari pemerintah.

Padahal, bioskop di mal yang ia kelola itu belum lama beroperasi. Bisa dibayangkan, investasi sudah ditanam begitu besar, tapi usaha ini tiba-tiba stop dan belum tahu kapan akan jalan lagi. Saya ikut juga merasakan, cukup berat juga beban yang dihadapi mitra saya ini.

Itulah yang semakin membuat saya penasaran. Dan, ketika dapat info kalau bioskop di Batam sudah buka, saya pun ingin buktikan sendiri. Eh, ternyata memang benar. Malah di Batam, bioskop sudah buka kembali, sejak November 2020.

Setelah tiket saya beli. Menunggu beberapa menit, sebelum dipanggil masuk ke dalam studio. Saya duduk di bangku tunggu, sambil menunggu pesanan minuman dan cemilan. Di bangku ini juga prokes-nya ketat. Satu meja, ada dua kursi. Satu kursi itu hanya boleh duduk satu orang. Itupun wajib memakai masker. Petugas bioskop pasti akan menegur jika ada pengunjung yang tidak patuh pada aturan.

Saya perhatikan, semua aktivitas di bioskop itu sudah normal. Pelayanan penjualan karcis, meski baru ada satu petugas, tapi sudah oke. Di mini bar juga begitu. Sudah ada dua sampai tiga orang yang melayani. Petugas jaga pun sudah aktif, layaknya situasi normal. Kondisi toilet pun sudah sangat bersih. Jadi, meski dengan protokol kesehatan yang ketat, tetap saya dan penonton lain bisa menikmati hiburan. Dalam hati saya berujar: ternyata bisa dibuka bioskop dengan sistem prokes ketat seperti ini. Semua aman terkendali.

Setelah masuk, saya lihat kursi pun diatur berjarak. Satu kursi boleh duduk, tapi kursi sebelah sudah diberi tanda silang (X): mohon tidak duduk. Begitu semua kursi diatur, agar penonton tidak terlalu dekat. Itu arinya, kursi di studio bioskop ini hanya 50 persen yang diisi.

Sepertinya sangat aman. Mulai dari pintu masuk, lalu ke meja karcis, ambil cemilan dan minuman, sampai masuk ke studio bioskop dan kursi yang diatur berjarak, sangat safety dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Saya senyum sendiri. Benar juga info dari teman saya, di Batam sudah bisa nonton ke bioskop lagi. Rasa penasaran saya pun terjawab. Hobi nonton yang sudah ditahan hampir satu tahun, kemarin sudah terbayarkan.

Apa bioskop-bioskop di Pekanbaru juga akan segera dibuka? Mudah-mudahan sajalah. Kalau tidak, ya pas ke Batam aja nonton di bioskop, hehe. Tetap semangat dan hepi saja. (**)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *