Sabtu , 31 Juli 2021

Rahmah Yenny : Kembangkan Potensi Wisata Saat Pandemi Covid-19 Melalui Sejarah dan Agrowisata

 

BENGKALIS (Khabarmetro.com)– Sektor pariwisata adalah salah satu daya tarik tersendiri untuk suatu daerah, Hal ini yang membuat Pemerintah Kabupaten Bengkalis harus gencar mengembangkan potensi-potensi wisata yang ada di daerah berjuluk Negeri Junjungan.

Apalagi dulunya Bengkalis sebagai Ibu Kota Kerisidenan Sumatera Timur, wilayahnya mencakup Deli, Tanjungpura, Batubara Asahan, Panai, tentunya termasuk Siak.yang di tuliskan didalam buku tentang sejarah Bengkalis yakni penulis buku Jelapang Padi.

Hal ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Bengkalis Bengkalis Rahmah Yenny S.Sos.,M.si.kepada wartawan media ini Senin,(19/7/2021)

Berbagai konsep wisata sudah banyak dikembangkan. Mulai dari wisata edukasi, wisata sejarah, wisata bahari, dan wisata budaya. Inovasi terbaru untuk mengembangkan objek wisata saat ini.

Menata kawasan bersejarah

pengembangan potensi wisata dapat diawali dengan menggali sejarah-sejarah yang akan menjadi potensi wisata. Agar terlebih dahulu mencari mana cerita yang benar sehingga nantinya pemandu wisata dapat menceritakan cerita yang sesungguhnya kepada para pengunjung.

Selagi masih ada tokoh tokoh tetua masyarakat, para sesepuh yang mengetahui sejarah-sejarah wisata yang ada di Pulau Bengkalis maupun di luar pulau dan kapan perlu dibuatkan dokumentasi yang menjelaskan secara detail tentang sejarah singkat wisata tersebut,” ungkap Rahmah

Dan juga, banyak sekali bangunan tua di Pulau Bengkalis, dan ini menarik untuk dijadikan edu-history wisata, yakni menjadikan situs-situs bersejarah itu objek wisata pendidikan sejarah.

Menurut ia, bagi pelajar bisa belajar bagaimana mengenal sejarah dengan berwisata ke situs-situs bersejarah itu. Bukan hanya pelajar, bisa juga mahasiswa, bahkan masyarakat Bengkalis pada umumnya. Misalnya jalan-jalan santai, atau tour sepeda santai mengunjungi tempat-tempat bersejarah tersebut

Selain itu, masih banyak tempat tempat bersejarah di negeri junjungan ini, ada tempat tempat strategis wisata untuk berkunjung.

Mengemas Keindahan Alam Bengkalis dengan promosi dan kegiatan.

Dengan perkembangan zaman, masyarakat mulai tertarik dengan wisata alam sebagai alternatif tempat liburan. Rangkaian keindahan alam yang dipadukan dengan kegiatan pertanian ini menjadi daya tarik tersendiri dalam dunia pariwisata. Selain disuguhkan dengan keindahan alam, masyarakat juga bisa menambah wawasan tentang proses bertani dan penanaman mangrove.

“Ya, kita promosikan keindahan pantai selat baru,pantai Rupat dan pantai Tenggayun, rumah gambut, wisata religi dan sejarah Datuk Laksamana Raja di laut dan Datuk Gigi Putih, ada wisata Mangrove di Pangkalan Jambi dan lainnya,”ungkap Anggota DPRD ini

Rahmah menambahkan promosi bisa dilakukan jika cerita sejarahnya sudah jelas, dan dengan adanya festival budaya tahunan dapat menjadi salah satu cara untuk promosi agar lokasi wisata dapat dikenal oleh masyarakat lokal maupun masyarakat luar,”jelasnya

Ikuti Aturan dan Tetap Selalu Menjaga Lingkungan

Pandemi Covid-19 merupakan tantangan yang harus dihadapi bagi sektor wisata. Larangan adanya kerumunan massa menjadi penghambat perkembangan objek wisata. Namun, hal ini bukan lah mustahil apabila tetap menjalankan protokol kesehatan dan aturan pemerintah untuk tetap menerapkan memakai masker, tidak berkerumun dan jaga jarak aman antar pengunjung.

Selain itu,segala kegiatan yang di lakukan harus selalu menjaga lingkungan dengan tidak mencemari alam. Dengan demikian kita sudah ikut serta dalam melestarikan sumber daya alam.imbuhnya (km7)

Check Also

KPU Inhu Hibahkan APD Kepada Pemda Inhu

PEMATANGREBA (Khabarmetro.com)–  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) hibahkan Barang Milik Negara (BMN) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *