Sabtu , 28 November 2020

Pusterad Gelar Sarasehan Bersama Media se-Indonesia

JABAR, (Khabarmeteo.com)– Tingkatkan sinergitas membangun negri, Pusat Teritorial Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Pusterad) menggelar kegiatan sarasehan bersama media massa dari berbagai daerah wilayah Kodam se-Indonesia. Diantaranya Korem 031/WB, Pekanbaru, Riau wilayah Kodam I/BB yang juga menghadirkan media dilingkungan Korem 031/WB.

Sarasehan yang digelar Rabu 18 November 2020 di Bekasi, Jawa Barat tersebut dibuka lansung oleh Danpusterad Letjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi dengan menghadirkan lansung narasumber Ketua Dewan Pers Prof M Nuh, Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Prof Dr Widodo Muktiyo dan Pakar Komunikasi dari UNPAD Bandung, Abie Besman, SSos MSi.

Danpusterad, Letjen TNI R Wisnoe dalam sambutannya, mengatakan jika peningkatan sinergitas ini merupakan salah satu langkah dalam menindaklanjuti berbagai informasi kedepan, terutama pada informasi hoax yang saat ini terus bermunculan di lingkungan masyarakat. Dimana peran media massa sangat penting sebagai sarana untuk meluruskan informasi dimaksud, sehingga dapat dikonsumsi dengan benar oleh masyarakat.

Terkait informasi ini jelasnya, TNI Angkatan Darat (AD) bersama media massa sangat berperan dalam mewaspadai munculnya informasi hoaks di lingkungan masyarakat. Karena informasi hoax ini akan meberikan dampak sangat tidak baik terhadap masyarakat. Seperti dalam menghadapi wabah Covid-19 yang saat ini masih meningkat di bernagai daerah di Indonesia, serta dalam menghadapi Pilkada serentak 2020 depan.

“Informasi hoax ini juga merupakan salah satu ancaman bagi masyarakat maupun pada keutuhan bangsa. Untuk itu kita harus atasi dan memberantas secara bersama-sama melalui sinergitas yang baik,” tegasnya.

 

Jendral bintang tiga ini juga mengatakan, dalam era yang semakin canggih saat ini, informasi sangat cepat di adopsi oleh masyarakat. Untuk itu agar masyarakat bisa mendapatkan informasi yang baik, peran media massa menjadi pelopor dalam penyajian informasi yang benar dan mengatasi informasi-informasi yang bisa menimbulkan perpecahan pada masyarakat maupun keutuhan bangsa.

“Dengan adanya sinergitas dan peran media massa ini, kita berharap dapat terus mencegah dan mengatasi terjadinya permasalahan-permasalahan dilingkungan masyarakat maupun negara kedepan, terutama dalam pemberiataan bohong atau hoax ini,” ujarnya.

Dalam kegiatan sarasehan ini, ia juga mengharapkan dapat memperoleh masukan dan saran dalam menyusun strategi penyelenggaraan Binter di era modern yang didukung media massa. Sehingga terwujud kemanunggalan TNI-rakyat dalam rangka mendukung pembangunan nasional. Media massa sebagai wahana penyampaian informasi dan edukasi bagi masyarakat, merupakan motor penggerak yang sangat dahsyat bagi negara dalam membangun jati diri dan karakter bangsa.

“Sinergitas TNI AD dengan media massa sangat penting dalam membangun negeri, khusunya dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI secara bersama-sama,” tuturnya.

 

Sementara Ketua Dewa Pers, Prof M Nuh, mengatakan, sesuai etika, media massa merupakan corong untuk pengetahuan masyarakat dalam mendapatkan informasi. Untuk itu informasi media massa harus menjadi tauladan dan menjadi pusat penyambung fikiran. Karena secara prinsip media massa adalah ujung tombak substansi dalam informasi dan komunikasi.

“Artinya media massa sangat berperan untuk informasi dan wajib mengedepankan etika dalam bahasa. Terutama meluruskan informasi yang bisa di percaya oleh masyarakat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan, Pakar Komunikasi dari UNPAD Bandung, Abie Besman, jika media massa juga merupakan referensi pemikiran untuk membangun negeri. Terutama pada lingkungan masyarakat melalui informasi-informasi yang benar.

“Peran media massa sangat penting, baik dalam mencegah informasi tidak benar dan juga menjadi referensi adanya miskomunikasi dan malkomunikasi dari berbagai aspek yang jadi panutan bagi masyarakat,” kata wartawan senior ini.

Sementara, Dirjen IKP Kominfo RI, Prof Dr Widodo Muktiyo mengatakan, dalam kecanggihan teknologi saat ini tingkat pemerintahan juga sangat membutuhkan peran media massa dalam penyajian informasi pada masyarakat. Bahkan Kominfo sendiri juga mengupayakan untuk ASN juga memiliki kemampuan dalam memberikan informasi layaknya media massa melalui aplikasi pemerintahan.

“Kita dari Kementrian Kominfo, juga sudah mulai memberikan pelatihan kepada para ASN, Khusunya lingkungan Kominfo untuk bisa menulis sebuah informasi terkait kegiatan di pemerintahan untuk masyarakat. Dimana hal ini juga membutuhkan peran dari media massa dalam meberikan edukasi,” tuturnya.(dre)

About Amat Tarmizi

Check Also

Riau Didukung Gubri Jadi Tuan Rumah Rakernas II MASATA 2021

MASATA Riau Hadiri Rakernas I di Bandung Ketua MASATA DPD Riau Ahmad Fadli (dua kanan) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *