Kamis , 27 Januari 2022

PPP Sampaikan Pesan Menohok ke Catur Tentang Kawan Sejati

foto: Habiburrahman, juru bicara fraksi PPP di DPRD Kabupaten Kampar

 

BANGKINANG (Khabarmetro.com)– Fraksi Partai Persatuan Pembangunan atau PPP di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kampar, mengingatkan Bupati Catur Sugeng Susanto tentang siapa kawan sejati. Menurut PPP, kawan sejati adalah kawan yang senantiasa menasehati dan mengkritisi untuk meluruskan. Bukan teman yang suka cari muka dengan cara selalu memuji.

“Pada intinya, teman sejati bukan teman yang (hanya) pandai memuji. Teman sejati adalah yang selalu mengoreksi untuk Kabupaten Kampar yang lebih baik,” tegas Habiburrahman, juru bicara Fraksi PPP disambut tepuk tangan hadirin.

Pesan menohok itu disampaikan oleh Habiburrahman, saat menyampaikan pandangan fraksinya dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kampar Tahun 2020, Senin, 7 Juni 2021.

Dalam kesempatan itu, PPP juga mempertanyakan praktek filosofi ‘Tali Bapili Tigo’ yang selalu digaungkan Bupati di berbagai kesempatan, apakah telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di masyarakat maupun dalam menjalankan roda pemerintahan daerah? Menurut PPP, filosofi itu tidak sekedar untuk didengung-dengungkan semata, tapi lebih dari itu, filosofi bijak dari orang tua-tua tersebut harus dipraktekkan.

foto: suasana sidang paripurna DPRD Kabupaten Kampar Beragendakan Pandangan Fraksi-Fraksi Terhadap Laporan Pertanggungjawaban APBD 2020

 

Kemudian, PPP juga mempertanyakan, setelah empat tahun masa jabatan berjalan, sudah berapa banyak pembangunan jalan yang direalisasikan, sudah berapa banyak jembatan yang telah dibangun serta berapa banyak sekolah dan fasilitas kesehatan yang telah dibangun? Apakah sudah sesuai dengan visi-misi yang dijanjikan pada saat pilkada lalu?

Bupati Catur sendiri dalam jawaban terhadap pandangan fraksi-fraksi di DPRD, mengaku, sangat menghormati apresiasi, kritik serta koreksi fraksi-fraksi secara keseluruhan, termasuk terhadap pandangan PPP sendiri. Kata dia, pada hakikatnya, pandangan, kritik maupun koreksi dari masing-masing fraksi sangat positif dan konstruktif.

Sebagai informasi, PPP adalah partai mendiang Bupati Azis Zaenal, pengusung pasangan Azis-Catur pada Pilkada Kampar 2017 lalu. Namun, nyatanya kini, jelang masa jabatan bupati periode ini berakhir, PPP bersikap realistis dan apa adanya dalam menilai kinerja Catur. Sepertinya Habib mengisyaratkan, partainya tidak akan bermanis-manis memuji hanya agar disenangi oleh Bupati Catur Sugeng.

Padahal, jika kita menoleh lagi ke belakang, PPP adalah partai pengusung utama pasangan Azis-Catur waktu Pilkada Kampar 2017 lalu. Selain PPP di barisan gemuk Koalisi Kampar Maju, juga ada partai-partai lain, yakni Golkar, NasDem, PKS, Gerindra serta PKB.

Setidaknya, bagaimana PPP memposisikan diri terhadap Bupati Catur saat ini bisa tergambar dari lugasnya koreksi, dan kritik PPP dalam pandangan fraksi terhadap laporan pertanggungjawaban APBD Kampar Tahun 2020.

Berdasarkan pantauan wartawan di arena paripurna hari itu, pandangan Fraksi PPP paling detil, dalam dan paling tajam. Bahkan, pandangan partai ka’bah adalah pandangan paling panjang bila dibanding 7 fraksi lainya jika diukur dalam durasi waktu. Jika dihitung dari durasi waktu, partai-partai lain menyampaikan pandangan rata-rata hanya selama 5 menit saja. Sedangkan PPP menghabiskan waktu selama hampir 12 menit. Adapun PKS yang berada dibawah PPP cuma memerlukan lebih kurang durasi waktu untuk penyampaian pandangan fraksinya selama 7 menit lebih. (naz)

Check Also

Fokus Untuk Kemajuan Desa & Kemakmuran Masyarakat Batang Kumu

Rokan Hulu – Pelantikan Kepala Desa (Kades) Terpilih serta Para Kades Pengganti Antar Waktu (PAW) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *