Rabu , 27 Oktober 2021

Posisi Wakil Bupati Kampar Kosong, PKS Kecewa

BANGKINANG- Koalisi Kampar maju yang terdiri dari 6 partai yaitu Golkar, Gerindra, PKS, NasDem, PPP dan PKB telah gagal mendudukkan seorang wakil bupati pendamping Bupati Catur.

Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kampar, Tamaruddin mengakui kegagalan itu membuat PKS sangat kecewa. Sebab kata Tamaruddin, PKS menyadari betul betapa besarnya keinginan publik agar posisi wakil bupati bisa diisi.

Apalagi menurut PKS, Kampar ini sangat luas wilayahnya dengan problem kerakyatan yang kompleks sehingga amat diperlukan seorang wakil bupati guna membantu kerja-kerja bupati. Namun faktanya posisi itu tidak terisi hingga periode kepala daerah 2017-2022 ini berakhir.

Masih menurut Tamaruddin, salah satu faktor yang menghambat proses pengisian posisi wakil bupati ialah banyaknya partai di dalam koalisi yakni 6 partai yang mesti disatukan suaranya.

“Nyatanya masing-masing partai punya cara pandang sendiri-sendiri,” beber Tamaruddin, Kamis 9 September 2021.

Tamar mengungkap, PKS memandang tidak ingin memperumit proses penunjukkan figur yang akan diusul sebagai pengisi posisi wakil bupati.

“PKS memandang kalau ada figur yang serius tinggal kita dorong. Oleh karena itu PKS (cepat) membuat keputusan dan mengeluarkan rekomendasi,” beber Tamaruddin.

Diketahui, PKS adalah partai yang paling cepat membuat keputusan soal figur yang akan mengisi posisi wakil bupati. PKS sedari awal sudah mengusulkan nama Surya Darmawan. Sayangnya usulan PKS tak disambut oleh beberapa partai anggota Koalisi Kampar Maju lainnya.

Meski demikian, demi etika perkawanan PKS tidak ingin mengungkap di partai mana terhambatnya proses pemilihan wakil bupati. (***)

Check Also

Aklamasi, Jimmy Kurniawan Kembali Pimpin APSAI Pekanbaru

Pelantikan Pengurus, Dijadwalkan November 2021 Anggota dan Pengurus APSAI Kota Pekanbaru bersama Kadis P3APM Chairani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *