Jumat , 2 Desember 2022

Pj Walikota Buka Pelatihan Peran Intelijen untuk FKDM se-Kota Pekanbaru

 

 

PEKANBARU (khabarmetro.com)- Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Kamis (29/9) menggelar kegiatan Pelatihan dan Sosialisasi Peran Intelijen bagi FKDM Kota Pekanbaru di Hotel Royal Asnof Pekanbaru. Acara dengan Tema Optimalisasi Peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Melalui Deteksi Dini dan Cegah Dini Dalam Mengantisipasi Potensi Ancaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan ( ATHG) di Kota Pekanbaru ini dibuka secara resmi oleh Pj Walikota Pekanbaru, Muflihun SSTP yang diwakili Asisten I Sekko Pekanbaru, Drs H Syofaizal MSi.

Pj Walikota Pekanbaru, Miflihun dalam amanatnya mengatakan sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi dilaksanakannya Pelatihan dan sosialisasi intelejen tersebut karena dengan ada acara itu, setidaknya para peserta pelatihan dapat mengenali dan memahami permasalahan yang terjadi di masyarakat, sehingga setiap permasalahan yang ada dapat dicarikan solusinya dengan baik.

Apalagi, menjelang Pemilu 2024 setuasi eskalasi politik mulai meningkat dengan terjadinya gesekan, dukungan baik antar partai politik, para pendukung dan simpatisan lainnya.
Menurut Pj Walikota, menciptakan kondisi kondusif ini sangat penting sebuah daerahb terutama daerah Pekanbaru, karena Kota Pekanbaru ini kota jasa dan perdagangan. Kalau kondisi tidak aman dan nyaman, orang tak mau ke Pekanbaru serta tidak mau menanamkan investasinya di daerah ini.
Selain itu, Pj Walikota mengharapkan FKDM se-Kota Pekanbaru dan warga Pekanbaru untuk aktif mendukung program Pemko Pekanbaru khususnya mengatasi banjir, sampah dan jalan berlobang di Kota Pekanbaru.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian SSTP MSi melaporkan acara Pelatihan dan sosialisasi itu  dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 29 sampai 30 September 2022. Acara itu juga  diikuti FKDM Kota Pekanbaru, FKDM Kecamatan se-kota Pekanbaru yang semua berjumlah 70 orang.


Selain dilengkapi modul dan makalah, acara mengundang beberapa pembicara yang kompeten dibidangnya masing masing, yakni Kejaksaan, BAIS dan Kepolisian lainnnya.

Adapun tugas FKDM Kota dan Kecamatan yakni, menjaring, menampung,  mengoordinasikan  dan mengomunikasikan data serta informasi dari masyarakat mengenai  potensi, gejala, atau peristiwa timbulnya ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (athg, red) di daerah yang dapat mengancam stabilitas nasional,” ujar Zulfahmi Adrian.

Dikatakannya, FKDM dibentuk merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalan Negeri Nomor : 12 Tahun 2006, tentang Kewaspadaan Dini masyarakat di Daerah. FKDM adalah salah satu organisasi masyrakat dimana anggotanya terdiri dari, tokoh masyarakat, pemuda, agama, adat.
“FKDM merupakan mitra pemerintah,” singkatnya.  Disisi lain kata Zukfahmi rakor ini, juga bermanfaat bagi anggota FKDM karena menambah wawasan dan pengetahuan tentang perkembangan situasi sosial, politik, kantibmas di wilayah Pekanbaru.

Diharapkan Zulfahmi Adrian dengan adanya pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman tentang AGHT dan saling berkoordinasi setiap permasalahan yang ada sehingga keamanan dan kenyamanan benar benar dirasakan oleh warga negara Republik Indonesia yang kita cintai ini. ***

Check Also

Sukses Remajakan Sawit, Jatmiko CEO Terbaik se- Indonesia

Pekanbaru – Jatmiko Krisna Santosa, Direktur PT Perkebunan Nusantara V berhasil meraih penghargaan sebagai satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.