Jumat , 2 Desember 2022

Penemuan Mayat Tenggelam Dalam Air Dengan Kondisi Berdarah

Ternyata Memiliki Riwayat Sakit ‘Ayan’

 

 

ROKAN HULU – Penemuan Mayat  DK 5 F, di Desa Suka Damai Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Terpantau  ketika itu disaksikan Personil Polri, Mayat tersebut Tenggelam di dalam Air, kemudian ada tiga warga  sambil berenang dan menyelaminya, selanjutnya mengangkatnya.

Kondisi Mayat tersebut tertelungkup di dalam Air, seterusnya diangkat dan direntangkan di atas terpal berwarna Biru.

Sontak ketika  itu warga yang menyaksikan pun, menyebutkan “Berdarah, Wie Berdarah”.

Atas kejadian tersebut, Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK melalui Paur Humas AIPDA Mardiono P SH  menjelaskan dari informasi dari Kapolsek Tambusai Utara, perihal  adanya penemuan Mayat di Embung  (Kolam) mengalir di Kebun Sawit milik  Yuda Prasetyo, di Desa Suka Damai

“Informasinya, pada Jumat 13 Agustus  2021 sekitar pukul 10.30 Wib, ditemukan Mayat seorang laki-laki di Embung  (Kolam) mengalir di Kebun Sawit adapun identitas mayat Bagus Dwi Santoso (23), alamat KTP  RT 16 / RW 08 Desa Aliantan Kecamatan Kabun,” jelas Paur AIPDA Mardiono P SH, Kamis (26/8/2021).

Lanjutnya, sedangkan saksinya  Salim (69) Yuda Prasetyo  (35), keduanya Warga  RT 02, RW 04 Desa Suka Damai Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rohul

AIPDA Mardiono P SH, menerangkan adapun Kronologis penemuan Mayat itu, Jumat 13 Agustus 2021 sekitar pukul 10.00 Wib,  Salim sebagai Mertua dari  Yuda  Prasrtyo ingin mengambil Sayuran di Kebun milik menantunya yang dijaga Bagus Dwi Santoso.

Sesampainya di Kebun tersebut, Salim melihat Gubuk tempat Bagus Dwi Santoso dalam keadaan terbuka dan Handphone dalam keadaan hidup di depan Pintu Gubuk.

Kemudian  Salim memanggil dan mencari Bagus  Dwi  Santoso,  namun tidak ada dijumpai di sekitar Kebun dan Gubuk tersebut.

Selanjutnya,  Salim pulang ke rumah dan memberitahukan kepada menantunya Yuda Prasetyo bahwa Bagus Dwi Santoso yang bekerja di kebun miliknya tidak ada dijumpai di sekitaran Kebun dan gubuk.

Karena, merasa khawatir dan curiga, selanjutnya Salim  dan Yuda Prasetyo kembali mencari  Bagus Dwi  Santoso di Areal Kebun dan gubuk tersebut.

Kemudian sekitar Pukul 10.30 Wib,  Yuda  Prasetyo  melihat Bagus  Dwi  Santoso  berada didasar  Embung / Kolam yang mengalir  dalam keadaan tenggelam dengan kedalaman Air sekitar  1,5 M, dengan posisi telungkup tidak bernyawa.

Selanjutnya  Yuda Prasetyo  menghubungi Kades dan Bhabinkamtibmas Desa Suka Damai untuk meminta bantuan terkait adanya Pekerja Kebun miliknya yang meninggal di dalam Embung (Kolam) yang mengalir tersebut.

Seterusnya, sekitar pukul 11.10 Wib Personil Polsek Tambusai Utara mendatangi TKP dan melakukan langkah-langkah, mencatat Saksi, mengevakuasi Jenazah dari dalam Embung ke daratan, memasang Police line, menghubungi Pusekemas Tambusai Utara 1, untuk dilakukan Visum luar terhadap Jenazah dan menghubungi Keluarga Korban yang berada di Kecamatan Kabun.

Adapun keterangan dari Keluarga Korban bahwa Almarhum Bagus Dwi Santoso memiliki riwayat Sakit Epilepsi (Ayan) dan keluarga Korban menerima atas meninggalnya Almarhum.

Kemudian, pihak  menolak dilakukan otopsi terhadap Jenazah dengan membuat surat pernyataan penolakan otopsi, selanjutnya Jenazah di Bawa Ke Desa Aliantan Kecamatan Kabun untuk dimakamkan.

“Giat selesai pukul 19.00 Wib, kemudian situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif,” tutup Paur Humas Polres Rohul mengakhiri.

(Humas Polres Rohul)

Check Also

Sukses Remajakan Sawit, Jatmiko CEO Terbaik se- Indonesia

Pekanbaru – Jatmiko Krisna Santosa, Direktur PT Perkebunan Nusantara V berhasil meraih penghargaan sebagai satu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.