Senin , 26 Juli 2021

Pemprov Riau Siap Tuntaskan Masalah Cik Puan Dengan Pemko Pekanbaru

 

PEKANBARU, (Khabarmetro.com)– Tuntaskan masalah pembangunan pasar Cik Puan Jalan Tuanku Tambusai yang telah mangkrak selama lebih kurang 9 tahun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau siap duduk semeja dengan Pemko Pekanbaru.

Informasi tersebut disampaikan Asisten III Setdaprov Riau, Syahrial Abdi, Senin (8/3). Dikatakannya jika dalam waktu dekat ini pihak Pemprov Riau akan segera membahas permasalahan yang berawal dari kepemilikan aset lahan yang tercatat sebagai aset Pemko Pekanbaru dan sebagian lagi ada aset yang tercatat sebagai aset Pemprov Riau.

“Kami nanti bersama pak Sekda akan mengadakan pertemuan dari Pemko Pekanbaru. Sudah kita agendakan, tinggal menunggu kapan waktunya saja,” katanya.

Sebelumnya, pembangunan pasar cik puan yang berada di Jalan Tuanku Tambusai atau Nangka mendapat perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Masalah pasar cik puan juga menjadi bagian dari yang akan ditindaklanjuti oleh pihak KPK,” kata Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edi Natar Nasution usai menggelar pertemuan dengan Direktur Wilayah I Koordinasi dan Supervisi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Balai Serindit, Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru, Rabu (3/3/2021) lalu.

Dalam pertemuan tersebut hadir seluruh kepala daerah di Riau. Termasuk Walikota Pekanbaru, Firdaus MT didampingi Sekdako Pekanbaru M Jamil dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemko Pekanbaru Syofaizal.

Sementara Direktur Wilayah I Koordinasi dan Supervisi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Didik Agung Wijanarko menegaskan, persoalan pasar cik puan memang menjadi satu dari sejumlah persoalan aset di Kota Pekanbaru yang harus dicarikan solusinya.

Sebab pasar ini sudah lama dibiarkan mangkrak sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Khususnya para pedagang yang ingin berjualan dipasar cik puan.

“Kita akan carikan solusi terbaik untuk masyarakat, apakah ini nanti diserahkan ke Pemprov Riau atau Pemko Pekanbaru. Kalau sudah pasti (siapa yang mengelola), baru nanti dilanjutkan pembangunannya, agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih bagus lagi,” katanya. (dre)

Check Also

Tanpa Bantuan Dana dari Pemerintah, Atlet NPC Kepulauan Meranti  Harumkan Nama Daerah

Tiga Atlet NPC Kepulauan Meranti Sabet 4 Mendali   MERANTI (Khabarmetro.com) – Sebanyak 3 atlet …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *